web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    BLK PMI Jabar Terus Berinovasi dan Berkolaborasi
    Kepala BLK PMI Jabar menyarahkan paspor dan visa

    BLK PMI Jabar Terus Berinovasi dan Berkolaborasi

    • Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:17:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung –  Balai Latihan Kerja Pekerja Migran Indonesia (BLK PMI) Disnakertrans Jabar terus melakukan inovasi dan kolaborasi dalam memberikan pelatihan bagi calon PMI. Inovasi dan kolaborasi  ini di antaranya dilakukan dengan dibangunnya kerja sama dengan berbagai instansi terkait, seperti Bank BJB, BPJS Ketenagakerjaan, Asosiasi Penempatan Pekerja Luar Negeri (AP2LN), dan pihak lainnya.

    "Sesuai visi dan misi Gubernur Jabar Ridwan Kamil, terus melakukan inovasi dan kolaborasi  untuk menciptakan dan mengembangkan program Migran Juara. Kenapa BPJS dan BJB diberi kesempatan untuk memberi apresiasi karena kita mengembangan pelatihan CPMI ini dengan inovasi dan kolaborasi, " kata Kepala BLK PMI Disnakertrans Jabar, Teguh Khasbudi, SH. MH., MM saat menutup pelatihan calon PMI ke Jepang Angkatan V di Gedung BLK PMI, Jalan Soekarno Hatta Bandung, Selasa (22/10/2019).

    Pada kesempatan tersebut diserahkan pula kontrak kerja bagi peserta yang diberangkatkan ke Jepang. Selain kontrak kerja, diserahkan tiket penerbangan,  visa kerja, paspor, dan buku tabungan bank BJB.

    Teguh menambahkan, mulai November 2019 Bank BJB akan mulai menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) PMI yang akan diberikan kepada calon PMI yang akan berangkat ke luar negeri.

    Selain pelatihan bagi PMI, BLK PMI juga memberikan pelatihan kepada Purna  PMI yang diselenggrakan di Desa Kertaraharja Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya. Pelatihan yang diberikan berupa keterampilan produksi fashion, khususnya pakaian muslim.

    Pelatihan ini digelar selain untuk mengurangi pengangguran juga untuk mendukung program Gubernur Jabar dalam menciptakan one village one company. Satu hal yang ditekankan dalam program ini adalah prouksi dari pelatihan akan dibeli langsung oleh pengusaha. 

    "Kita sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah pengusaha untuk menampung dan membeli hasil produksi dari pelatihan. Ini karena dalam mengembangkan pelatihan kita mengusung konsep berbasis bisnis order," katanya. (*)

    ude

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Peduli Banjir Jabodetabek, Pos Indonesia Serahkan Bantuan
    Pertamina Turunkan Harga BBM Nonsubsidi, Pertamax jadi Rp9.200 per Liter
    Wagub Jabar Berharap KKP Angkat Potensi Pesantren untuk Budidaya Ikan
    Pembangunan Desa dan Wisata Jurus Jabar Hadapi 2020
    Gubernur Jabar Serahkan Tambahan 30 Bus Wisata Tahap Kedua

    Editorial