web stats service from statcounter
Relawan Jokowi di Bandung Tumpengan di Rumah Kerja Relawan
istimewa Relawan Jokowi tumpengan dan syukuran

Relawan Jokowi di Bandung Tumpengan di Rumah Kerja Relawan

  • Senin, 21 Oktober 2019 | 19:59:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Bandung - Sejumlah relawan Jokowi-Maruf Amin yang tergabung dalam Rumah Kerja Relawan "Masyarakat Indonesia Maju"--yang terdiri dari komunitas, akademisi, seniman, aktivis , dan budayawan -- tumpengan dan menggelar  Doa Syukur. Acara digelar sekaligus nonton bareng Pelantikan Presiden dan Wapres di Rumah Kerja Relawan Jalan Sindang Sirna Bandung .

Salah satu program pembangunan Presiden RI terpilih periode 2019-2023, Joko Widodo dalam lima tahun mendatang yakni akan fokus membangun sumber daya manusia (SDM).

Menanggapi hal itu, Ketua Relawan Masyarakat Indonesia Maju, Aat Soeratin mengatakan kelanjutan dari revolusi mental adalah pembangunan SDM. Visi ke depan dalam membangun bangsa adalah peningkatan SDM. Selain, sumber daya alam yang melimpah SDM merupakan modal yang paling potensial karena Indonesia memiliki jumlah penduduk yang banyak.

"Kalau tidak fokus pada orientasi SDM kapan kita mau memenuhi amanat Undang Undang Dasar 1945 yang sejak awal disusun oleh para founding father bahwa semua masyarakat di Indonesia harus terdidik dan sehat,"kata Aat kepada wartawan usai menyaksikan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2023 di Rumah Kerja Jokowi-Ma'ruf Amin, Kota Bandung, Minggu (20/10/2019) sore.


Menurutnya dalam pembangunan kualitas SDM di tanah air yang harus ditingkatkan yakni harkat dan martabatnya dalam kehidupan. Namun, secara internal, jika diteliti lebih dalam, manusia Indonesia harus memiliki ciri diantaranya kreatif, berakal sehat dan empatif.

"Hanya orang yang bisa mendayagunakan keahliannya itu termasuk orang kreatif," ujarnya
Selanjutnya, manusia yang menggunakan akal sehatnya. Sebab, kalau hanya menggunakan akal saja bisa mengakali orang lain. Ia menuturkan, akal yang sehat itu yang bermanfaat dan memperhatikan lingkungan dan kemaslahatan.

Kemudian, empatif yang sekarang dinilai agak luntur karena masih banyak perbuatan yang tidak bermoral seperti ayah kandung memperkosa anaknya sendiri. "Jadi, naluri menyayangi kalau tidak diasah dengan baik maka akan menimbulkan perbuatan yang tercela. Maka, SDM menjadi penting yang harus diperhatikan dengan baik,"ujarnya

Aat menegaskan ketiga unsur tersebut harus ada dalam proses peningkatan SDM bangsa. Pasalnya, semua manusia diberi kemampuan untuk kreatif juga diberi akal sehat. "Semua makhluk juga diberi naluri untuk saling menyayangi. Kalau kehilangan tiga elemen itu mungkin bisa disamakan dengan makhluk  lain," ujarnya

Sementara itu akademisi DR Keri Lestari yang hadir atas undangan para relawan dalam acara Doa Syukur tersebut turut menyampaikan pandangannya terkait Program Jokowi mengenai SDM Unggul untuk Indonesia Maju kpd para relawan .

Menurutnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menunjukkan keunggulan suatu bangsa & mencerminkan  daya saing bangsa di kancah dunia.  Indonesia membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul tapi cinta terhadap negara.

"Kita butuh SDM unggul yang berhati Indonesia, berideologi Pancasila, menghargai keberagaman/kebhinekaan Indonesia.  SDM unggul yang terus belajar , bekerja keras, berdedikasi menjaga NKRI " tutur Keri

Indonesia memerlukan inovasi-inovasi yang disruptif, yang membalikkan masalah menjadi peluang, membalik sesuatu yg impossibile menjadi possibile, yang membuat kelemahan menjadi kekuatan dan keunggulan, yang mengubah kesulitan menjadi kemampuan. Berbekal inovasi & hilirisasi industri, kualitas SDM yg baik dan penguasaan teknologi, Indonesia bisa mengejar ketertinggalan, meraih keunggulan dan mampu melakukan “Quantum Leap” atau lompatan kemajuan untuk memanfaatkan sumber daya alamnya utk kesejahteraan & kemandirian bangsa Indonesia.

Kordinator Rumker Relawan Ipong Witono mengungkapkan, relawan Masyarakat Indonesia Maju hadir di Rumker sebagai pelaku sejarah & saksi sejarah untuk turut menyaksikan Pelantikan Presiden & Wakil Presiden Jokowi - Maruf Amin yg sudah merupakan takdir dari Allah SWT. Semoga Jokowi - Maruf Amin yg mengemban amanah dari masyarakat Indonesia bisa menjalankan tugas dengan sebaik baiknya ". **

ude

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Kurangi Pengangguran, Disnakertrans Jabar gelar Job Fair Milenial Festival 2019
Jadi Menko Perekonomian dan Ketum Golkar Airlangga disarankan Tunjuk Wakil Golkar
Silaturahmi dengan Kang DS, Masyarakat 3 Kecamatan Berharap Pelabaran Jalan Soreang-Rancabali
Jabar Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Peduli Penyiaran di Anugerah KPI 2019
Arif Hamid Rahman akan Tindaklanjuti Hasil Reses ke Paripurna