Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Pamor akan Daki Gunung di Jawa, Bali, & Lombok
    Fauzan Azqia

    Pamor akan Daki Gunung di Jawa, Bali, & Lombok

    • Kamis, 17 Oktober 2019 | 11:34:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Pencinta Alam Mahasiswa Olah Raga (PAMOR) Fakultas Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ingin mencetak rekor pendakian gunung tercepat. Mereka akan melakukan pendakian 18 puncak gunung berketinggian di atas 3.000 mdpl dalam waktu 12 hari. Ekspedisi tersebut diberi nama ”18 Peaks Pamor Expedition”.

    ”Gunung-gunung yang akan didaki tersebut berada di Jawa, Bali, dan Lombok sehingga memungkinkan untuk ditempuh dalam waktu 12 hari, dari 17 hingga 28 Oktober 2019 bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda,” ujar Ketua Pelaksana Kegiatan, Fauzan Azqia,  pada launching Ekspedisi di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, 15 Oktober 2019.

    Ke-18 gunung tersebut adalah Pangrango, Ceremai, Sindoro, Slamet, Sumbing, Merbabu, Lawu, Argopuro, Arjuno, Welirang, Kembar 1, Kembar 2, Kepolo, Semeru, Raung, Agung, Sanggar, dan Rinjani.

    ”Rencananya, pendakian akan dilakukan oleh delapan atlet anggota Pamor FPOK UPI yang sudah melakukan persiapan sejak Mei 2019.,” kata Fauzan.

    Ia menambahkan, ekspedisi pendakian cepat dengan target 12 hari di 18 puncak gunung  berketinggian di atas 3.000 Mdpl ini, menjadi yang pertama kali dilakukan di Indonesia.

    ”Tujuan ekspedisi ini bukan sekadar pendakian, tetapi juga sebagai upaya pengaplikasian dan penelitian ilmu keolahragaan dalam pendakian gunung. Kami akan membuat jurnal sehingga hasil pendakian bisa menjadi acuan masyarakat luas yang ingin melakukan kegiatan pendakian serupa,” ujarnya.

    Kini, persiapan tim sudah semakin matang baik dari segi fisik maupun mental . ”Namun, masih ada kendala klasik. Terkait pendanaan yang masih jauh dari target , tapi hal itu tak akan menyurutkan niat kami untuk melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya. Ditanya tentang kemungkinan penutupan pendakian karena kebakaran hutan, Fauzan menyatakan memang ada beberapa gunung yang masih ditutup akibat kebakaran.

    ”Kebakaran hutan memang sudah terjadi di beberapa gunung yang akan kami lewati , tapi setelah berkoordinasi dengan pihak pengelola terkait akhirnya kami masih boleh melewati gunung - gunung tersebut dengan catatan api sudah benar - benar padam demi keselamatan pendaki” katanya.

    Terakhir , Fauzan mengatakan bahwa dalam ekspedisi ini ada semangat tersendiri bagi tim yang akan di berangkatkan , mengingat ekspedisi ini bertepatan dengan moment dies natalis Universitas Pendidikan Indonesia ke 65 dan juga peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober.

    ”Kami harap dalam kegiatan ekspedisi ini dapat memberikan sumbangsih kebanggaan dan juga menjadi Kado terindah bagi Almamater kami Universitas Pendidikan Indonesia , serta dapat menginspirasi  semangat berjuang terhadap kaum muda di moment hari sumpah pemuda , kami memohon doa seluruh elemen masyarakat agar dapat memberikan hasil yang terbaik” Pungkas Fauzan. **

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ratusan Anak di Jabar Positif Covid-19
    Gubernur: Saya Putuskan Semua Proyek Berhenti
    Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020 Dibutuhkan untuk Percepatan Penanganan Covid-19
    Nia dan Dadang  Berpeluang Besar Dapat Rekomendasi Golkar   
    Usung Yena-Atep di Pilkada Kabupaten Bandung, Pengamat: PDIP dan PAN Mesti Hati-hati Betul   
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads