web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Dibuka Kembali, Wisatawan Padati Kawah Putih
    net Para wisatawan mulai memadati kembali Kawah Putih

    Dibuka Kembali, Wisatawan Padati Kawah Putih

    • Senin, 14 Oktober 2019 | 16:04:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Pascakebakaran hutan dan lahan (karhutla), objek wisata Kawah Putih Rancabali kembali dibuka untuk wisatawan, Senin (14/10/2019).

    Wisatawan lokal dan mancanegara mulai berdatangan kembali.

    Cluster Manager Ciwidey Perhutani, Isal Putra Jaya, menuturkan bahwa pascakebakaran hutan dan lahan Kawasan Kawah Putih sudah dibuka untuk wisatawan sejak Minggu (14/10/2019) kemarin.

    "Alhamdulillah pengunjung sudah kembali normal, sejak kemarin sudah ada sekitar 2.000 pengunjung," kata Isal.

    Isal menyebutkan, selama penutupan dalam 5 hari ini, pihaknya mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah yang berasl dari kunjungan wisatawan.

    "Kalau dari kunjungan, dari 5 hari selama ditutup itu sekitar Rp250 jutaan. Pada saat penutupan dari Selasa (8/10/2019) hingga Sabtu (12/10/2019) itu, kami hitung sekitar 4.100 pengunjung," ungkap Isal.

    "Hanya yang kami hitung dengan perbandingan di minggu-minggu sebelumnya," sambungnya.

    Jumlah kerugian tersebut belum dihitung dengan jumlah kerugian material lainnya yang dirasakan masyarakat setempat, seperti para penarik ontang anting, pedagang, dan tukang foto di kawasan Kawah Putih.

    Selain itu sejumlah pohon di kawasan hutan yang terbakar juga membuat jumlah kerugian semakin besar.

    "Ada divisi yang menangani itu, Divisi Perencanaan Hutan Perhutani masih melakukan cross check sehingga belum tahu hasilnya. Luasannya berapa dan kerugian material dari setiap pohonnya berapa, nanti itu dihitung," ungkapnya.

    Selain hutan dan lahan yang terbakar, pengelola Kawah Putih juga menuturkan ada beberapa fasilitas wisatawan yang ikut terbakar. Di antaranya Skywalk Cantigi yang hampir separuhnya habis terbakar dan dek Sunan Ibu yang juga habis terbakar.

    "Itu akan kami bangun kembali secepatnya karena sejauh ini Skywalk Cantigi sudah menjadi ikon Kawah Putih walaupun baru. Termasuk view deck Sunan Ibu juga rusak terbakar akan kami perbaiki," ujar Isal.

    Pengelola Kawah Putih Pasang Spanduk Dilarang Menyalakan Api

    Pengelola Kawah Putih memasang spanduk peringatan untuk tidak menyalakan api di kawasaan ibjek wisata yang berlokasi di Keamatan Ranabali Kabupaten Bandung tersebut. (foto: detik.com)

    Dilarang Menyalakan Api
    Demi mencegah terjadinya karhutla kembali, pihak pengelola akan memperketat keamanan daerah-daerah di sekitar Kawah Putih, terutama daerah yang memasuki Sunan Ibu dan Sunan Rama.

    Pengelola juga akan mengedukasi pengunjung untuk taat mengikuti aturan agar tidak merusak lingkungan flora fauna, tidak membuang puntung rokok, dan membuat api unggun.

    Sejumlah spanduk peringatan sudah dipasang, seperti dengan tulisan 'DILARANG MENYALAKAN API DALAM BENTUK APAPUN (API UNGGUN, MEROKOK, MEMBAKAR SAMPAH DLL)' dan 'NO FIRE IN ANY FORM! (CAMP FIRE, SMOKING, BURNING TRASH, etc)'. Spanduk dipasang di setiap sudut kawasan wisata Kawah Putih dan di gerbang masuk pengunjung.

    Spanduk itu dipasang pengelola, sesuai arahan dari Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan. "Sudah kami pasang sesuai arahan pihak kepolisian," kata Isal.

    Selain memasang spanduk peringatan, pihaknya juga memberikan imbauan secara langsung kepada pengunjung dengan menggunakan pengeras suara.

    "Petugas kami juga memberikan imbauan langsung kepada wisatawan agar tidak merokok, membuat api unggun, membakar sampah dan menyalakan api dalam bentuk apapun," tutur Isal.

    "Nanti kami juga akan membentuk tim mobile menyusur titik-titik yang terutama topografinya tinggi pada saat kunjungan ramai. Kadang masih ada satu dua pengunjung yang mencari spot selfie di lokasi-lokasi tersebut," ujarnya.

    Selain itu pihak pengelola juga akan mereboisasi hutan yang habis terbakar akibat karhutla kemarin, dengan pohon endemik Kawah Putih yaitu Pohon Cantigi agar kawasan tersebut kembali hijau seperti sedia kala.

    "Kemarin kami sudah melihat-lihat banyak anakan (Pohon Cantigi). Nanti musim hujan kami akan tanami lagi agar hijau lagi. Mungkin ribuan pohon," pungkasnya. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Oded Bersyukur Layanan Uji KIR Bersih Dari Pungutan Liar
    Pemkot Bandung Targetkan Angka Kemiskinan jadi 3,14 Persen Tahun 2023
    Ratusan Santri Ikuti Porponpes Kota Bandung 2019
    Pemuda  Kota Bandung Akan Terangi Calon Ibu Kota Baru Indonesia
    Disnakertrans Jabar Siapkan Raperda Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

    Editorial


    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Minggu (10/11/2019) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Info Kota