Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Korban Konflik Wamena Perlu Didampingi Psikolog
    JuaraNews/Abdul Basir Warga Jabar yang dipulangkan dari Wamena

    Korban Konflik Wamena Perlu Didampingi Psikolog

    • Minggu, 13 Oktober 2019 | 10:40:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung- Wakil Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari meminta Pemprov Jabar memberikan pendampingan khusus terhadap warga Jabar yang baru dipulangkan dari Wamena Papua.

    Hal Ineu katakan, agar warga Jabar yang kembali tersebut tidak mengalami trauma akibat kejadian kerusuhan beberapa waktu lalu.

    Menurutnya, setiap adanya konflik besar yang terjadi, tidak hanya memakan korban fisik, tetapi juga bakal berdampak terhadap kondisi mental seseorang.

    "Pasti dengan kejadian wamena bukan hal yang mudah perlu ada pemdampingan. Nah saya mengapreiasi pemprov untuk pemulangan, tapi pascapemulangan harus ada pendampingan," ucap Ineu, Minggu (13/10/2019)

    Pendamping khusus tersebut, kata Inue, agar warga Jabar yang baru dievakuasi dapat terhindar dari trauma, sehingga mereka bangkit dengan keadaan normal kembali.

    "Mereka agar bangkit lagi lah yah, seperti dulu ada gempa kan perlu ada pendampingan supaya mereka tidak traumatik," katanya.

    Sebagaimana diketahui, Pemprov memulangkan 71 warga Jabar dari Wawena Provinsi Papua pascakonflik yang melanda daerah tersebut beberapa waktu lalu.

    Proses pemulangan dilakukan, setelah Pemprov Jabar melalui Dinas Sosial berkordinasi dengan pemerintah setempat, melakukan pengecekan terhadap warga Jabar yang terkena dampak konflik yang membutuhkan pertolongan untuk evakuasi pulang ke kampung halamannya.

    "Alhamdulillah semuanya saat ini dalam keadaan sehat waalfiat," ujar Kepala Dinsos Jabar Dodo Suhendar, Rabu (9/10/2019).

    Ke-71 warga tersebut, terdiri dari laki-laki 50 orang, perempuan 16 dan anak-anak 5 orang. Dengan rincian, berasal dari Kabupeten Garut 18 orang, Kabupaten Majalengka 2 orang, Kabupeten Sukabumi 7 orang, kota Bandung 4 orang, Kabupeten Bandung 5 orang, Kabupeten Kuningan 2 orang, Kabupeten Tasikmalaya 6 orang, kabupaten Sumedang 8 orang, Subang 8 orang, Purwakarta 3 orang, Kabupeten Bogor 4 orang, Ciamis 1, dan Kabupten Indramayu 3 orang. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020 Dibutuhkan untuk Percepatan Penanganan Covid-19
    Nia dan Dadang  Berpeluang Besar Dapat Rekomendasi Golkar   
    Usung Yena-Atep di Pilkada Kabupaten Bandung, Pengamat: PDIP dan PAN Mesti Hati-hati Betul   
    Mendikbud Nadiem Bantu Ringankan Beban Mahasiswa Terdampak Pandemi COVID-19
    Travelling di Masa AKB, Ini Pesan untuk Traveller
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads