web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Korban Konflik Wamena Perlu Didampingi Psikolog
    JuaraNews/Abdul Basir Warga Jabar yang dipulangkan dari Wamena

    Korban Konflik Wamena Perlu Didampingi Psikolog

    • Minggu, 13 Oktober 2019 | 10:40:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung- Wakil Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari meminta Pemprov Jabar memberikan pendampingan khusus terhadap warga Jabar yang baru dipulangkan dari Wamena Papua.

    Hal Ineu katakan, agar warga Jabar yang kembali tersebut tidak mengalami trauma akibat kejadian kerusuhan beberapa waktu lalu.

    Menurutnya, setiap adanya konflik besar yang terjadi, tidak hanya memakan korban fisik, tetapi juga bakal berdampak terhadap kondisi mental seseorang.

    "Pasti dengan kejadian wamena bukan hal yang mudah perlu ada pemdampingan. Nah saya mengapreiasi pemprov untuk pemulangan, tapi pascapemulangan harus ada pendampingan," ucap Ineu, Minggu (13/10/2019)

    Pendamping khusus tersebut, kata Inue, agar warga Jabar yang baru dievakuasi dapat terhindar dari trauma, sehingga mereka bangkit dengan keadaan normal kembali.

    "Mereka agar bangkit lagi lah yah, seperti dulu ada gempa kan perlu ada pendampingan supaya mereka tidak traumatik," katanya.

    Sebagaimana diketahui, Pemprov memulangkan 71 warga Jabar dari Wawena Provinsi Papua pascakonflik yang melanda daerah tersebut beberapa waktu lalu.

    Proses pemulangan dilakukan, setelah Pemprov Jabar melalui Dinas Sosial berkordinasi dengan pemerintah setempat, melakukan pengecekan terhadap warga Jabar yang terkena dampak konflik yang membutuhkan pertolongan untuk evakuasi pulang ke kampung halamannya.

    "Alhamdulillah semuanya saat ini dalam keadaan sehat waalfiat," ujar Kepala Dinsos Jabar Dodo Suhendar, Rabu (9/10/2019).

    Ke-71 warga tersebut, terdiri dari laki-laki 50 orang, perempuan 16 dan anak-anak 5 orang. Dengan rincian, berasal dari Kabupeten Garut 18 orang, Kabupaten Majalengka 2 orang, Kabupeten Sukabumi 7 orang, kota Bandung 4 orang, Kabupeten Bandung 5 orang, Kabupeten Kuningan 2 orang, Kabupeten Tasikmalaya 6 orang, kabupaten Sumedang 8 orang, Subang 8 orang, Purwakarta 3 orang, Kabupeten Bogor 4 orang, Ciamis 1, dan Kabupten Indramayu 3 orang. (*)

    bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Hawatir Terlantar, Dinsos Jabar Sediakan Rumah Singgah Tampung Eks BRSPDSN Wyata Guna
    Jabar Resilience Culture Province Bakal Dirilis di 2020
    Polemik Wyata Guna, Biro Hukum Kemensos RI: Tidak Ada Pengusiran
    Satgas Citarum : Setiap Hari, 100 Ton Pempers Cemari Sungai Citarum
    Warga Terdampak Longsor di Bogor akan Direlokasi

    Editorial