Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Ratusan ODGJ Dipulangkan Setiap Tahunnya

    Ratusan ODGJ Dipulangkan Setiap Tahunnya

    • Jumat, 11 Oktober 2019 | 08:23:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung-Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Barat setiap tahunnya memulungkan ratusan orang dengan gangguan jiwa  (ODGJ) kepada masyarakat.

    Demikian, diutarakan, Kepala Seksi Rehabilitasi Tuna Sosial, Korban Penyalahgunaan Napza dan Perdagangan Orang Dinsos Jawa Barat Ipik Supena, diacara Jabar punya informasi (Japri), Di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (10/10/2019).

    "Setiap tahun ada 200 sampai 300 orang dengan gangguan jiwa yang di kembalikan kepada masyarakat," katanya.

    Dikembalikan nya orang dengan gangguan jiwa kepada masyarakat tersebut,  kata Ipik berdasarkan pengecekan kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes).

    "Kalau ada masyarakat mengalami gangguan jiwa tentu nya unsur dari dinas kesehatan terlebih dahulu yang akan menangani, Kalau sudah di tangain mediasnya jiwanya sudah pulih baru kita rehabilitasi sosial untuk rekundirasi Kepada keluarga kembali ke masyarakat itu fungsi dinas sosial," katanya.

    Dikatakanya, orang dengan gangguan kejiwaan yang di kembalikan, tidak hanya dari rumah sakit jiwa di Jawa Barat, namun ada beberapa kiriman dari beberapa kota, di indonesia, seperti dari  DKI, Surabaya, Jawa Tengah yang berasal dari Jawa Barat.

    Hal tersebut, dikarenakan, orang dengan gangguan jiwa yang telantar itu dia mobile, dia jalan-jalan kemana-mana taunya udah nyampe di Jawa timur.Oleh pemerintah sana di rehabilitasi di rumah sakit jiwa setelah tergali asal usulnya bisa komunikasi orang Jawa Barat.

    "Hampir tiap bulan ada pemulangan dari Jawa Timur, Jawa tengah DKI," katanya.

    Namun pihaknya,belum bisa menyebutkan angka pasti jumlah ODGJ asal Jabar yang di pulangkan dari beberapa daerah tersebut. Pasalnya jumlahnya hampir fluktuatif di setiap tahunnya.

    "Dikita yang penting, kita tangani dan kita reunifikasi reintegrasi kepada keluarganya. Kita perlu penguatan kemandirian nanti kita latih bekerjasama dengan panti sosial milik kementerian sosial di palimarta di Sukabumi,"

    "Karena kita dinasosial provinsi belum memiliki pansti sosialnya mudah-mudahan kedepan dapat punya doakan saja," tutupnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Awas! Kena Denda Rp100-Rp150 Ribu Bagi Warga Jabar tak Bermasker   
    Khawatir Tularkan Covid19, Perrhatikan Peredaran Udara di Ruang Ber-AC
    Dukung Pemerintah Melawan Covid-19, Bank bjb Serahkan Bantuan Melalui Gugus Tugas Nasional
    Sanksi Pengguaan Masker Masih dalam Kajian, Dijadikan Pergub atau Perda
    Hasil Swab Test, 165 Siswa Secapa AD Negatif Covid-19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads