web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Ratusan ODGJ Dipulangkan Setiap Tahunnya

    Ratusan ODGJ Dipulangkan Setiap Tahunnya

    • Jumat, 11 Oktober 2019 | 08:23:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung-Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Barat setiap tahunnya memulungkan ratusan orang dengan gangguan jiwa  (ODGJ) kepada masyarakat.

    Demikian, diutarakan, Kepala Seksi Rehabilitasi Tuna Sosial, Korban Penyalahgunaan Napza dan Perdagangan Orang Dinsos Jawa Barat Ipik Supena, diacara Jabar punya informasi (Japri), Di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (10/10/2019).

    "Setiap tahun ada 200 sampai 300 orang dengan gangguan jiwa yang di kembalikan kepada masyarakat," katanya.

    Dikembalikan nya orang dengan gangguan jiwa kepada masyarakat tersebut,  kata Ipik berdasarkan pengecekan kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes).

    "Kalau ada masyarakat mengalami gangguan jiwa tentu nya unsur dari dinas kesehatan terlebih dahulu yang akan menangani, Kalau sudah di tangain mediasnya jiwanya sudah pulih baru kita rehabilitasi sosial untuk rekundirasi Kepada keluarga kembali ke masyarakat itu fungsi dinas sosial," katanya.

    Dikatakanya, orang dengan gangguan kejiwaan yang di kembalikan, tidak hanya dari rumah sakit jiwa di Jawa Barat, namun ada beberapa kiriman dari beberapa kota, di indonesia, seperti dari  DKI, Surabaya, Jawa Tengah yang berasal dari Jawa Barat.

    Hal tersebut, dikarenakan, orang dengan gangguan jiwa yang telantar itu dia mobile, dia jalan-jalan kemana-mana taunya udah nyampe di Jawa timur.Oleh pemerintah sana di rehabilitasi di rumah sakit jiwa setelah tergali asal usulnya bisa komunikasi orang Jawa Barat.

    "Hampir tiap bulan ada pemulangan dari Jawa Timur, Jawa tengah DKI," katanya.

    Namun pihaknya,belum bisa menyebutkan angka pasti jumlah ODGJ asal Jabar yang di pulangkan dari beberapa daerah tersebut. Pasalnya jumlahnya hampir fluktuatif di setiap tahunnya.

    "Dikita yang penting, kita tangani dan kita reunifikasi reintegrasi kepada keluarganya. Kita perlu penguatan kemandirian nanti kita latih bekerjasama dengan panti sosial milik kementerian sosial di palimarta di Sukabumi,"

    "Karena kita dinasosial provinsi belum memiliki pansti sosialnya mudah-mudahan kedepan dapat punya doakan saja," tutupnya. (*)

    bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Mardani Ali Sera: PKS akan Jadi Oposisi yang Kritis Konstruktif
    Prabowo Pastikan Hadir di Pelantikan Presiden-Wapres Jokowi-Maruf Amin
    Jelang Pelantikan, Jokowi Cuitan di Twitter
    Siang Ini, Presiden Jokowi & Wakil Presiden KH Maruf Amin Dilantik
    MUI Jabar Berharap Programnya Disinergikan Wapres

    Editorial