web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Nelayan Indramayu Melaut ke Indonesia Timur
    istimewa/humas pemprov jabar Wagub Uu melepas resmi nelayan yang akan melaut

    Jabar Go To East

    Nelayan Indramayu Melaut ke Indonesia Timur

    JuaraNews, Indramayu – Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum melepas nelayan Indramayu yang akan melaut ke perairan Indonesia Timur di Pantai Karangsong, Kabupaten Indramayu, Rabu (2/10/2019). Pelepasan tersebut sebagai salah satu realisasi program Jabar Go To East.

    Sebelumnya, pada 2 September 2019, Pemprov Jabar resmi menjalin kerja sama dengan PT Perikanan Nusantara (Perinus). Salah satu kerja sama tersebut adalah penangkapan ikan nelayan Jabar bersama nelayan Maluku Utara di daerah timur Indonesia.

    Untuk tahap awal, 4 kapal nelayan Indramayu berukuran 30GT diberangkatkan menuju Maluku Utara. Ada sekitar 50 nelayan Indramayu yang terlibat. Nantinya, ikan hasil tangkapan nelayan Jabar yang melaut akan dibeli oleh Perinus. Hal itu dilakukan sebagai upaya peningkatan kesejahteraan bersama nelayan Jabar dan Maluku Utara.

    "Ini percontohan. Mudah-mudahan percontohan ini bisa sukses," kata Uu seusai pelepasan.

    Sebelum pelepasan, Uu lebih dulu berdiskusi dengan pengurus Koperasi Perikanan Laut (KPL) Mina Sumitra. Menurut dia, kesejahteraan nelayan yang berada di bawah naungan KPL Mina Sumitra meningkat. Selain itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Indramayu di sektor perikanan mencapai Rp10 miliar per tahun.

    "Ada peningkatan pendapatan. Apalagi ada penambahan luas kolam labuh, dan adanya cold storage (kapasitas 1.000 ton)," kata Uu.

    "Apalagi tadi (ada laporan) ada peningkatan PAD, sekalipun PAD-nya tidak masuk ke provinsi tapi ke Indramayu, tapi ingat Indramayu juga bagian dari provinsi (Jawa Barat). PAD-nya sampai hampir Rp10 miliar per tahun, ini sangat luar biasa," imbuhnya.

    Pada kesempatan sama, Uu juga mendengarkan keluhan nelayan Indramayu terkait pendangkalan karena lumpur di sekitar area lalu Lalang kapal. Menurut Uu, keluhan tersebut menjadi pekerjaan rumah Pemprov Jabar dan Pemkab Indramayu untuk segera dituntaskan.

    "Lumpur yang ada di sekitar laut untuk lalu lalang kapal atau tempat bersandar, itu menjadi PR kami dan Pemerintah Kabupaten Indramayu," pungkas Uu. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Pempov Jabar dan Investor Tandatangani 26 MoU Proyek Investasi senilai Rp53,8 Triliun
    Telkomsel Kembali Gelar IndonesiaNEXT 2019
    PT Jaswita Diminta Tingkatkan PAD dari Pariwisata
    GrabWheels, Cara Mudah Jelajahi Kampus Ganesha ITB
    Nelayan Indramayu Melaut ke Indonesia Timur

    Editorial