Pemprov Jabar Kaji Pembangunan RS Khusus Lansia - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Pemprov Jabar Kaji Pembangunan RS Khusus Lansia
    istimewa/humas pemprov jabar Emil dalam acara Muslimat NU Peduli Lansia

    Pemprov Jabar Kaji Pembangunan RS Khusus Lansia

    • Minggu, 29 September 2019 | 16:56:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Pemprov Jabar akan mengkaji pembangunan Rumah Sakit (RS) khusus untuk lanjut usia (lansia).

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengungkapkan, salah satu lokasi yang dikaji untuk dijadikan RS Lansia, yakni bekas RS Jiwa di Jalan RE Martadinata No 11, Kota Bandung.

    "Pemprov ada rumah sakit di Jalan Riau (Martadinata), dulu Riau 11. Karena sudah pindah ke Lembang (Kabupaten Bandug Barat), maka insya Allah kita akan kaji untuk menjadi rumah sakit pertama di Indonesia khusus untuk lansia," kata Emil saat menghadiri Muslimat NU Peduli Lansia Menuju Jabar Juara Lahir Batin di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Minggu (29/9/2019).

    Emil menegaskan, Pemprov Jabar berkomitmen untuk memperhatikan seluruh lansia di Jabar yang jumlahnya mencapai 4 juta jiwa. Emil pun berharap para lansia di Jabar tetap produktif.

    "Untuk para lansia tinggal memikirkan bagaimana di hari tua masih produktif sebisa mungkin," ucapnya.

    Komitmen Pemprov Jabar terlihat dari sejumlah program yang telah digagas, seperti Minggu Lansia. Program yang terinspirasi dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) itu mengajak relawan muda untuk mengunjungi lansia seminggu satu kali. Tujuannya untuk membahagiakan lansia via interaksi dan komunikasi.

    Ada pula program lansia kembali ke sekolah. Para lansia bukan pergi ke sekolah untuk belajar, melainkan menjadi guru tamu. Nantinya, para lansia akan mentransfer ilmu dan pengalaman kepada generasi muda di Jabar.

    Program lainnya adalah pesantren kilat khusus untuk lansia. Tak hanya program spiritualitas atau keagamaan, di pesantren kilat ini, para lansia akan diberi wawasan terkait pertanian atau berkebun. “Kombinasinya dua, ada pertanian perkebunan dan ada pula konten keagamaannya," kata Emil.

    Di acara Muslimat NU Peduli Lansia ini digelar berbagai kegiatan, seperti jalan santai dan senam sehat. Jalan santai dimulai dari Pusdai sampai Gedung Sate. Selain itu, digelar juga pameran berbagai produk fesyen dan kuliner.

    Ada juga kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian 2.000 bantuan sosial. Kegiatan peduli lansia ini diikuti sekira 4.500 anggota Muslimat NU dari 27 kabupaten/kota di Jabar. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Demokrat Usung 2 Kadernya di Pilkada Jabar
    Sejumlah Tempat Ibadah Diwacanakan Buka Kembali saat Penerapan New Normal
    Jokowi Siapkan Relaksasi Bagi Petani dan Nelayan Rp 34 Triliun
    Memasuki New Normal, Pemprov Jabar Susun Panduan dan Protokol Kesehatan Covid19
    Jabar Dinilai Punya Manajemen Sangat Baik Soal Penanganan COVID-19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads