blog counter

Hot News


Opini


    Aksi Ricuh, Polisi Keluarkan Gas Air Mata

    • Selasa, 24 September 2019 | 17:20:00 WIB
    • 0 Komentar


    Aksi Ricuh, Polisi Keluarkan Gas Air Mata

    JuaraNews, Bandung-Aksi unjuk rasa menolak pengesahan rancangan undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (RUUKPK) dan sejumlah UU lainya kembali Berlangsung ricuh.

    Berulang kali ditembakkan gas air mata oleh polisi, dari pekarangan Gedung DPRD Jabar, membuat demonstran yang berada di jalan di depan Gedung DPRD Jabar, kocar kacir, Selasa (24/9/2019).

    Saat terjepit, demonstran yang mengenakan masker dan bersarung tangan, memungut tabung gas air mata yang ada di dekatnya, lalu dilemparkan balik ke arah petugas. Aksi itu juga diikuti demonstran-demonstran yang lainnya.

    Tak pelak, polisi bersenjata lengkap, yang dilindungi oleh polisi bertameng kocar-kacir. Mereka mundur masuk ke lobi gedung dewan.

    Beberapa diantaranya, terlihat terjatuh, beberapa lainnya muntah-muntah akibat bau menyengat yang berasal dari gas cs –yang berbau seperti merica.

    Tak sampai disitu, aroma area lobby yang semula harum semerbak tiba-tiba, baunya berubah menjadi bau yang tidak karuan. Mata perih,tenggorokan tersedak.

    Areal kosong yang ditinggalkan petugas saat gas air mata jatuh ke arahnya, langsung ditutup personil lain –water cannon juga melakukan hal yang sama, menyemprot areal tempat dimana bekas tabung gas terjatuh –dengan airnya.

    Setelah dirasa cukup, moncong water cannon kembali dialihkan kerumunan demonstran.

    Areal di depan gedung DPRD Jabar pun kosong. Polisi dan TNI, kembali berkumpul untuk berjalan di belakang water cannon.

    Dipertigaan dekat Gedung Sate, demonstran yang melihat persiapan personil kembali datang. Mereka menantang petugas dengan melakukan lemparan-lemparan.

    Karena sudah tidak punya kekuatan, demonstran akhirnya mundur teratur. Dalam demo hari kedua ini, pagar gedung DPRD Jabar, jebol.(*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Terkait
    Berita Lainnya
    Aktivitas Semeru Meningkat, PVMBG Minta Tak Beraktivitas Dalam Radius 5 Km dan Sepanjang Sungai
    Data Sementara, Gempa Garut Sebabkan 4 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
    Jabar Caang Terangi Empat Kecamatan di Subang
    Penanganan Pascagempa Cianjur, Wagub Jabar Usulkan Rehab Prioritas  Rumah Ibadah dan Sekolah
    Banyak Bangunan Rusak Saat Gempa Cianjur, BMKG: Kontruksi Bangunan Tak Aman Gempa
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads