web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Presiden Ketiga RI BJ Habibie Meninggal Dunia
    net BJ Habibie meninggal dalam usia 83 tahun

    Presiden Ketiga RI BJ Habibie Meninggal Dunia

    • Rabu, 11 September 2019 | 20:15:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Innalillahi Waa Innaillaihi Rojiun. Indonesia berduka. Presiden ketiga Indonesia Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie meninggal dunia saat dalam perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

    Eyang Habibie meninggal pada usia 83 tahun pada pukul 18.05 WIB, setelah mendapatkan perawatan intensif sejak 1 September 2019 lalu.

    "Bapak sudah tidak ada pada pukul 18.05 WIB," ujar putra Habibie, Thareq Kemal saat jumpa pers di RSPAD Gatot Subroto, Rabu (11/9/2019).

    "Kenapa meninggal, saya katakan gagal jantung. Karena sudah menua, organ melemah dan tidak kuat lagi. Jantungnya menyerah," imbuh dia.

    Thareq menyebut, tim dokter sudah melakukan tindakan yang terbaik untuk ayahnya, BJ Habibie yang lahir di Parepare, Sulawesi Selatan pada 26 Juni 1936 tersebut.

    Habibie meninggalkan 2 anak, yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Sementara istrinya, Ibu Hasri Ainun Besari telah meninggal dunia pada 2010 di Jerman.

    Sebelumnya sempat beredar kabar hoaks bahwa Habibie meninggal dunia, padahal yang bersangkutan masih dirawat di RSPAD Gatot Soebroto. Kabar meninggalkan Habibie waktu itu pun dibantah putranya, Thareq Kemal.

    Sebelumnya, Eyang Habibie dirawat di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) Paviliun Kartika RSPAD sejak 1 September 2019. Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof dr Azis Rani melalui keterangan resmi pada Senin (9/9/2019) menyebutkan Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

    "Dalam perawatan sekarang diperlukan pengobatan yang komprehensif, mencakup berbagai gangguan organ yang terjadi," kata Azis dalam keterangan tertulisnya.

    Sejumlah tokoh bangsa dan pemimpin negara telah menjenguk Habibie di rumah sakit. Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno menjenguk Habibie pada Senin (9/9/2019). Juga Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono telah menjenguk Habibie di rumah sakit.

    Hasil gambar untuk bj habibie dan ibu ainun

    Dimakamkan di Samping Ibu Ainun
    Jenazah almarhum Habibie rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Kamis (12/9/2019) siang.

    Habibie akan dikebumikan di samping makam almarhumah istrinya, Ibu Ainun Habibie.

    "Kami koordinasi dengan garnisun, sudah disiapkan slot di sebelah almarhumah Ibu Ainun Habibie dan seingat saya di 120 dan 121," kata Mensesneg Pratikno di sela-sela melayat di rumah duka, kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019) malam.

    Pratikno mengatakan, terus melakukan persiapan upacara pemakaman BJ Habibie. Upacara pemakaman akan dipimpin Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    "Tolong mohon doanya supaya persiapan bagus, dan juga berdoa untuk almarhum, semoga husnul khotimah," kata Pratikno.

    Jenazah Habibie disemayamkan di rumah duka, Komplek Patra Kuningan. Rencananya sebelum diberangkatkan ke pemakaman, akan dilakukan serah terima jenazah dari pihak negara, Kamis (12/9/2019) pada pukul 12.30 WIB. Dari pihak keluarga akan dilakukan putra Habibie, Thareq Kemal kepada pihak negara yang diwakili Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman.

    Selanjutnya jenazah diberangkatkan ke TMP Kalibata pada pukul 13.00 WIb. Selanjutnya dijadwalkan upacara pemakaman yang akan dipimpin langsung Presiden Joko Widodo mulai pukul 14.00 WIB.

    "Insya Allah nanti untuk besok upacara di TMP akan dipimpin oleh Bapak Presiden," ujar Pratikno.

    Pada prosesi pemakaman nanti, Ilham Habibie akan mewakili keluarga untuk menurunkan tanah pertama kali. Sedang penaburan bunga pertama akan kembali diwakili adik BJ Habibie, Sujamin Abdurrachma (SA) Habibie dan kata sambutan akan disampaikan Thareq Kemal Habibie.

    Gambar terkait

    Hari Berkabung Nasional
    Sementara itu, pemerintah menetapkan berkabung nasional selama 3 hari sampai Sabtu (14/9/2019) untuk menghormati almarhum Habibie.

    "Jadi kita menetapkan berkabung nasional selama 3 hari. Jadi nanti (hari ini) sampai tanggal 14 September," kata Pratikno

    Pratikno pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia mengibarkan bendera setengah tiang mulai malam ini sampai 14 September. Selain masyarakat, kantor-kantor pemerintah baik di dalam maupun luar negeri juga diminta mengibarkan bendera setengah tiang.

    "Kami mengimbau kepada masyarakat, juga kepada kantor-kantor lembaga negara atau pemerintah, baik di dalam maupun luar negeri untuk mengibarkan bendera setengah tiang sampai tanggal 14 September 2019," ujarnya. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Pemprov Jabar Dorong Percepatan Tol Cisumdawu
    DPRD Jabar Usulkan Penambahan Pimpinan
    DPRD Jabar Umumkan Calon Pimpinan Dewan 2014-2024
    Emil Setuju Nama BIJB jadi Bandara Habibe

    Editorial