ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Emil Bahas Keadilan Fiskal di Mayor Caucus 2019
    istimewa/humas pemprov jabar Emil berbicara di ajang Mayor Caucus 2019 di Bogor

    Emil Bahas Keadilan Fiskal di Mayor Caucus 2019

    • Senin, 9 September 2019 | 15:14:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bogor - Gubernur Jabar Ridwan Kamil hadir memberikan pengayaan pada acara Mayor Caucus 2019 dalam rangkaian 55th International Society of City and Regional Planners (ISOCARP) World Planning Congress di Balai Kota Bogor, Senin (9/9/2019).

    Mayor Caucus 2019 sendiri menjadi ruang bagi para wali kota untuk berdiskusi terkait kepemimpinannya dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

    Dalam paparannya di hadapan sekitar 28 wali kota dari berbagai daerah di Indonesia, Emil fokus terhadap keadilan fiskal dari pemerintah pusat.

    Menurut Emil, pemberiaan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah berbanding lurus dengan jumlah satuan administrasi daerah, bukan jumlah penduduk.

    Hal itu, kata Emil, membuat provinsi dengan jumlah kota/kabupaten yang banyak mendapat dana berlimpah. Sementara, pemerintah daerah dengan jumlah kota/kabupaten sedikit mendapat kucuran dana yang juga minim.

    Emil berujar, Provinsi Jabar adalah contoh daerah dengan jumlah penduduk besar dan wilayah luas yang harus dikembangkan. Maka, DAU yang dialokasikan pemerintah pusat ke daerah otonom lebih baik berbanding lurus dengan jumlah penduduk.

    "Pemerintah pusat ini kasih uang berbanding lurus dengan jumlah daerah, kalau daerahnya dikit duitnya dikit, kalau daerahnya banyak, duitnya banyak. Padahal, jumlah penduduknya tidak imbang. Mudah-mudahan bisa dipahami sehingga ada yang dirasakan oleh masyarakat," ungkap Emil.

    Salah satu soulusi, tambah Emil, adalah pemekaran daerah. Meski begitu, usulan beberapa Daerah Otonomi Baru (DOB) Tingkat II di Jabar masih dimoratorium oleh pemerintah pusat. Maka gagasan lain yang bisa diupayakan adalah pemekaran desa atau kelurahan.

    "Kalau dimekarkan, kan berbanding lurus dengan dana desa, dana kelurahan," tegas Emil.

    Emil sendiri mendukung positif Mayor Caucus dalam Kongres Perencanaan Kota Sedunia atau ISOCARP itu. Menurut mantan wali kota Bandung ini, ada semangat kolaborasi karena di rapat tersebut para wali kota membahas tantangan, langkah-langkah perbaikan, bentuk kolaborasi antardaerah, hingga berbagai dukungan yang diperlukan dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan.

    "Intinya kalau Indonesia mau maju, para wali kota harus kompak. Kompaknya apa? Menyamakan yang bagus-bagus di daerahnya. Saya mengusulkan agar forum wali kota ini rutin dua bulan sekali," pungkas Emil. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bawaslu Jabar Temukan Perbedaan Data Pemilih Pilkada Serentak 2020
    Dampak PSBB Jakarta, PHRI Sebut Okupansi Hotel di Pangandaran Turun
    Kemendikbud Terbitkan Juknis Bantuan Kuota Internet
    Kunjungan Kerja di Tengah Pandemi Covid-19, Ridwan Kamil Bagi-bagi Sembako dan Maskara
    Solidaritas Kuota PSI Jawa Barat untuk Anak Didik Mulai Tahun Ajaran Baru 2020/2021
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads