web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Perdagangan Indonesia-Tanzania Capai US$334,7 juta
    istimewa/kbri dar es salaam Dubes Ratlan Pardede menyerahkan penghargaan

    Perdagangan Indonesia-Tanzania Capai US$334,7 juta

    • Jumat, 6 September 2019 | 10:24:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Dar es Salaam - Dubes RI Dar es Salaam, Ratlan Pardede mengungkapkan, saat ini Indonesia tengah berupaya untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan ekonomi Afrika, sebagaimana yang telah Indonesia sumbangkan dalam kemerdekaan negara-negara Afrika melalui Konferensi Asia Afrika tahun 1955.

    Hal tersebut disampaikan Ratlan dalam sambutannya pada acara 3rd Appreciation Night on Indonesia’s Business Partners di Dar es Salaam, Tanzania, Kamis (5/9/2019) waktu setempat.

    Kegiatan ini diselenggarakan untuk menunjukkan apresiasi kepada para pebisnis Tanzania yang sudah memiliki hubungan bisnis yang kuat dengan Indonesia.

    “Saya bangga untuk mengatakan bahwa tahun ini hubungan kerja sama Indonesia dan Tanzania telah mencapai perkembangan yang signifikan. Hal ini merupakan hasil dari seluruh dukungan, doa dan kerja keras oleh kita semua. Adalah tepat bahwa kedua Presiden kita (Presiden RI dan Tanzania) menekankan slogan Hapa Kazi Tu atau ‘Kerja, Kerja, Kerja’ dalam Bahasa Indonesia,” papar Ratlan.

    Acara ini dihadiri oleh Menteri Perindustrian dan Perdagangan Tanzania, Innocent Bashungwa; Direktur Jenderal Tanzania Trade Authority, Edwin Rutageruka; sekitar 120 pebisnis Tanzania dan Pejabat-pejabat tinggi Tanzania lainnya yang terkait dengan isu perdagangan dan perindustrian.

    Dalam kesempatan tersebut, Dubes RI Dar es Salaam dan Menperindag Tanzania memberikan penghargaan kepada 5 pebisnis Tanzania untuk 3 kategori, yaitu best trade partners, best business partners, dan best frequent trader.

    Dubes RI Dar es Salaam pun menyampaikan sejumlah perkembangan positif dalam perdagangan antara Indonesia dan Tanzania.

    “Volume Perdagangan antara Indonesia dan Tanzania telah meningkat secara signifikan, dimana total volume perdagangan mencapai US$303,4 juta pada tahun 2017, menjadi US$334,7 juta pada tahun 2018, dengan total peningkatan sebesar 5,12%,” jelas Ratlan.

    “Namun, kami masih belum puas dengan angka-angka tersebut, karena belum memperlihatkan potensi Indonesia dan Tanzania yang sebenarnya. Kedua Negara perlu mempromosikan perdagangan langsung mengingat banyak produk kedua negara didapatkan melalui negara ketiga/perantara,” sambungnya.

    Ratlan juga menyampaikan perkembangan hubungan utama RI-Tanzana tahun 2019, yaitu partisipasi Pemerintahan dan pebisnis Tanzania dalam Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue bulan Agustus 2019 yang telah menghasilkan 4 kesepakatan bisnis serta perkembangan sejumlah realisasi investasi dan kerja sama infrastruktur Indonesia dan Tanzania.

    “Tahun ini akan ada 2 perusahaan dari Indonesia yang akan membuka pabrik di Tanzania, yaitu pabrik sabun dan body lotion di Dar es Salaam dan minyak daun cengkeh di Pemba. Selain itu, tahun ini juga menandakan dimulainya signifikansi Indonesia di Tanzania melalui perjanjian antara Indonesia Exim Bank, PT WIKA, dan ZURA untuk pembangunan terminal Gas Cair di Zanzibar dengan nilai mencapai USD190 juta,” papar Ratlan.

    Guna meningkatkan perdagangan dengan Tanzania, Dubes RI Dar es Salaam juga mendorong agar dapat diberlakukannya Preferential Trade Agreement (PTA) dengan Tanzania

    “Indonesia dengan populasi lebih dari 260 juta orang dan PDB sebesar USD1.04 triliun serta sebagai negara anggota G20 hendak mengajak Tanzania untuk menuju halaman baru kerja sama perdagangan melalui Preferential Trade Agreement (PTA),” ucap Ratlan.

    Dia pun mengajak seluruh pengusaha yang hadir untuk mengunjungi Trade Expo Indonesia tahun 2018 yang akan dilaksanakan pada Oktober 2019. KBRI Dar es Salaam sendiri berkomitmen kuat untuk terus meningkatkan volume perdagangan dengan Tanzania dan negara akreditasi lainnya, sejalan dengan arahan Presiden RI untuk menggenjot ekspor Indonesia.

    Dubes RI Dar es Salaam, Ratlan Pardede (tengah) berfoto bersama seusai acara 3rd Appreciation Night on Indonesia’s Business Partners di Dar es Salaam, Tanzania, Kamis (5/9/2019) waktu setempat. (foto: istimewa/kbri das es salaam)

    Sementara itu, dalam sambutannya, Menperindag Tanzania Innocent Bashungwa menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap KBRI Dar es Salaam dan Pemerintah Indonesia atas upaya dan kerjasamanya untuk terus meningkatkan hubungan dagang kedua negara.

    Bashungwa juga menyampaikan harapan agar hubungan ekonomi Indonesia dan Tanzania dapat terus ditingkatkan, dan berharap lebih banyak Perusahaan Indonesia yang berinvestasi di Tanzania.

    “Indonesia telah membuka Kedutaan Besar di Tanzania sejak tahun 1964. Sudah saatnya Indonesia dan Tanzania untuk memanfaatkan hubungan yang sudah terjalin serta infrastruktur yang sudah dibangun di Tanzania untuk bekerja sama menggarap dan menikmati pasar East African Community yang sangat besar,” papar Bashungwa.

    Sedangkan, President Director Bahari Pharma, Churchill Katwaza selaku perwakilan dari para Pengusaha Tanzania, menyampaikan kepercayaannya terhadap kualitas produk dari Tanzania.

    “Ketika kami berkesempatan untuk melihat langsung proses produksi di Indonesia, kami melihat proses tersebut dilakukan dengan lebih baik dibandingkan dengan negara-negara lainnya,” ujar Katwaza. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Hotel Horison Mengawali Pembangunan Kawasan Rebana
    Wagub Uu: Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Penting
    Industri Pasar Modal Syariah Harus Inklusif
    Sertifikasi Halal Penting untuk Menjamin Rasa Aman
    Pemprov Bakal Buka Penerbangan Bandung-Pangandaran

    Editorial