web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Alumni Smart Tourism Diminta Tingkatkan Pariwisata
    istimewa/humas pemprov jabar Emil di hadapan alumni workshop smart tourism

    Alumni Smart Tourism Diminta Tingkatkan Pariwisata

    • Jumat, 6 September 2019 | 13:38:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta alumni workshop smart tourism dan smart disaster management untuk menyusun rencana kerja mengenai pengembangan kepariwisataan di Jabar.

    Hasil pemikirannya akan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

    "Ilmu jangan dimakan sendiri, tularkan kepada yang lain lalu bikin rencana kerja dan karyanya bisa kita bangun pada tahun 2021," kata Emil saat menggelar pertemuan dengan 30 alumni workshop smart tourism dan smart disaster management di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata Kota Bandung, Jumat (6/9/2019).

    Emil menyebut ke-30 alumni tersebut dengan Fantastic 30. Fantastic 30 sendiri terdiri dari ASN Kepariwisataan, akademisi, dan KNPI. Sebelumnya, mereka telah mengikuti bimbingan dan pelatihan dari organisasi bernama East West Center yang bermarkas di Amerika Serikat.

    Selain itu, Emil mengatakan, Jabar memiliki potensi kepariwisataan yang besar. Dia pun berharap pariwisata Jabar menjadi yang terbaik di Asia Tenggara.

    "Jabar punya potensi pariwisata yang hebat, target sudah kami naikkan menjadi terbaik se-Asia Tenggara. Target yang realistis kalau SDM-nya seperti alumni ini (Fantastic 30)," ucapnya.

    Maka itu, Emil berharap Fantastic 30 mampu berkontribusi untuk meningkatkan pariwisata di Jabar. "Mereka harus berkontribusi memajukan pariwisata di daerahnya," ucap Emil.

    "Akan kami beri insentif untuk mereka dan daerah yang inovatif," lanjutnya.

    Selama workshop smart tourism dan smart disaster management, peserta diajak untuk memikirkan akan seperti apa pariwisata Jabar pada masa yang akan datang. Dengan begitu, mereka harus menghadirkan ide kreatif guna membangun pariwisata Jabar.

    Salah satu alumni workshop, Neng Sugiari, mengaku terkesan dengan metode workshop. Menurut dia, metode workshop tersebut variative, inovatif, dan kreatif. Dia pun siap untuk mengembangkan kepariwisataan Jabar.

    "Selama mengikuti Bimtek saya rasakan luar biasa, dari metodologinya tidak membosankan tetapi variatif, inovatif dan kreatif. Jadi setalah selesai Bintek kita termotivasi untuk memberikan ide dan pemikiran kreatif," tuturnya.

    "Materinya sangat futuristik, East West Center memberikan materi bukan hanya berkutat di masa depan yang biasanya hanya 5 tahun tapi terbang sampai 2040 itu kan materi yang luar biasa."

    "Sempat tidak terbayang Bimtek merumuskan Jabar untuk tahun 2040 sampai rencana wisata ke bulan juga, Jabar nyawang, Jabar waas, Golden West Java, semuanya ada termasuk kita belajar juga bagaimana IT-nya, nature-nya, sosial, politik ekonominya," tutupnya. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Jabar Raih Predikat Provinsi Informatif
    Terima Audiensi Buruh, Wagub: Pemprov Jabar Berusaha Berikan Keadilan
     Lewat Pilkada Langsung, Emil Berharap ada Perbaikan Proses Demokrasi
    Milenials Camp, Pelajar se-Jabar Deklarasikan Anti Radikalisme
    Atalia Sebut Pengembangan Diri Remaja Perlu Diperhatikan

    Editorial


    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Minggu (10/11/2019) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.