web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Warga Tasik Rasakan Dampak Positif Sekoper Cinta
    istimewa/humas pemprov jabar Lina Marlina Ruzhan saat monitoring Sekoper Cinta

    Warga Tasik Rasakan Dampak Positif Sekoper Cinta

    • Kamis, 5 September 2019 | 20:06:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Tasikmalaya – Wakil Ketua I Tim Penggerak PKK Jabar Lina Marlina Ruzhan menyatakan, program Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita) yang diluncurkan pada Oktober 2018 sudah membuahkan hasil.

    "Alhamdulillah ibu-ibu sudah sukses menerapkan apa yang kita ajarkan di program Sekoper Cinta ini di rumah masing-masing," kata Lina dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Sekoper Cinta di Aula Kelurahan Karikil, Kota Tasikmalaya, Kamis (5/9/2019).

    Lina berharap para peserta program Sekoper Cinta, khususnya di Kampung Munjul Tasikmalaya, menularkan ilmu yang telah didapatnya, sehingga pemberdayaan perempuan dapat merata.

    "Nah, ibu-ibu jangan berpuas diri kalau sukses sendiri. Harus ajak orang lain di sekitar ibu untuk belajar juga. Ajari mereka, sebarkan lagi apa yang sudah ibu pelajari," ucapnya.

    Sementara itu, salah satu masyarakat Kampung Munjul bernama Muni mengatakan, kondisi keluarganya membaik setelah mengikuti program Sekoper Cinta. Dalam program tersebut, dia mendapat pelatihan memasak dan berkreasi di bidang tata boga. Saai ini, dia mulai membangun usaha di sektor kuliner untuk membantu ekonomi keluarga.

    Selain Muni, warga lainnya, Nani juga mengatakan, program Sekoper Cinta mampu membuat kondisi keluarganya membaik. Dia sendiri diajari tata cara pemanfaatan lahan pekarangan untuk dijadikan apotek hidup.

    "Selama program ini, saya diajari cara memanfaatkan pekarangan menjadi produktif. Saya juga senang belajar dan membaca, jadi perempuan akan semakin kuat dan bermartabat," jelas Nani.

    Demikian pula dengan Enok yang merasakan dampak dari program Sekoper Cinta. Menurut dia, program tersebut mampu membuat komunikasi dalam keluarga semakin baik. Sebelum mengikuti Sekoper Cinta, kata dia, kerap terjadi pertentangan di dalam keluarga karena komunikasi terhambat.

    "Sekarang saya bisa berubah dalam berperilaku pada suami. Keluarga saya lebih mesra dan bahagia. Suami juga betah dirumah," ucapnya.

    Sedangkan, Ketua Tim Monev Program Sekoper Cinta Inge Wahyuni melaporkan, ada 100 peserta didik Sekoper Cinta asal Kampung Munjul yang telah mengikuti pelatihan selama 3 bulan. Selain belajar soft skill dan pengembangan karakter, para peserta juga diberikan materi keahlian khusus, seperti tata boga, tata busana, dan rias pengantin sebagai bekal untuk berwirausaha.

    Inge menuturkan, dari seluruh peserta yang telah selesai menjalani program, diharapkan setidaknya 60 persen menjadi wirausaha.

    Selain itu, Inge juga mengatakan, ada sekira 2.700 peserta program Sekoper Cinta dari seluruh Jawa Barat yang sudah selesai mengikuti rangkaian pelatihan, dan akan diwisuda pada Oktober 2019 di Kota Bandung. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    English for Ulama Kenalkan Islam Toleran dan Tekan Islamphobia di Eropa
    Semua Peserta Pelatihan CPMI Berangkat Tahun 2019
    Alokasikan 1.934 Formasi, Ini Imbauan Pemprov Jabar untuk Seleksi CPNS 2019
    Pemprov Jabar Sediakan 1.934 Formasi CPNS , Ini Cara Daftarnya
    Ridwan Kamil Sebut Bangsa Asia Siap Sambut Masa Depan Emas dengan Kolaborasi

    Editorial


    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Minggu (10/11/2019) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.