Bank BJB top banner

Editorial


    Hot News


    Pos Indonesia kanan

    Opini


    • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
      Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

      MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

      DPRD Jabar Dorong Pencabutan Moratorium DOB

      • Senin, 19 Agustus 2019 | 16:58:00 WIB
      • 0 Komentar


      DPRD Jabar Dorong Pencabutan Moratorium DOB

      JuaraNews, Bandung-DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong pencabutan moratorium pemekaran daerah baru/ Daerah Otonomi Baru (DOB). Hal ini seiring dengan aspirasi masyarakat dari berbagai Kabupaten ke DPRD Jabar yang menginginkan melalui DOB dapat mempercepat pemerataan pembangunan daerah. 

      Provinsi Jabar dengan luas area mencapai 35.377,76 Km2 dengan jumlah penduduk hampir mencapai 50 juta jiwa ( 2019), hanya terdiri dari 18 Kabupaten dan 9 kota atau sebanyak 27 Kabupaten/kota. Sedangkan, Provinsi Jatim terdiri 29 Kabupaten dan 9 kota dan Provinsi Jateng terdiri dari 29 Kabupaten dan 6 kota. 

      Menurut Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari, cukup luas dan padatnya jumlah penduduk Jabar, maka pihaknya mendukung Pemprov Jabar yang menginginkan agar pembentuak DOB. Bahkan juga mendorong agar pemerintah pusat segera mencabut moratorium pemekaran daerah. 

      Berdasarkan hasil kajian dan penelitian pembentukan DOB baru yang sudah dilakukan oleh berbagai ahli dan Badan Perencanaan-Pembangunan Daerah ( Bappeda) Jabar, provinsi Jabar idealnya dimekarkan menjadi 42 Kabupaten Kota, hal ini agar pemerintah bisa melayani masyarakat dengan maksimal. 

      Demikian dikatakan, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari kepada wartawan usai memimpin rapat paripurna HUT Jawa Barat ke 47 di gedung DPRD Jabar. Jl. Diponegorio 27 Bandung, Senin. (19/8/2019) 

      Memang, tidak mudah dan tidak gampang untuk memekarkan Daerah baru (DOB), ada proses yang harus dilakukan dengan waktu yang panjang. Ineu mencontohkan, kabupaten Pangandaran yang baru itu membutuhkan proses hingga tiga tahun. 

      "Lebih lanjut Ineu mengatakan, ada tiga calon DOB yang sudah dikaji ditingkat Provinsi dan semua berkas persyaratan sudah kita kirimkan ke pemerintah pusat melalui Kemendagri dan DPR RI di Jakarta untuk dikaji dan dibuatkan peraturannya berupa Undang-undang berdirinya DOB. Namun, sampai saat ini UU DOB tersebut belum juga diterbitkan. Karena adanya kebijakan tentang moratorium Pemekaran daerah baru, ujarnya. 

      Adapun ke tiga DOB yang lagi menanti-nanti keluarnya UU DOB yaitu Garut Selatan (Garsel); Bogor Barat (Bobar) dan Sukabumi Utara (Sukut). Selain itu ada 4 lagi yang sudah masuk ke Provinsi dan DPRD Jabar untuk minta pemekaran yaitu : Bekasi Utara, Indramayu Selatan, Cirebon Barat, Cianjur Selatan. Dan bahkan sudah ada aspirasi tentang pembentukan Bandung Utara. 

      Namun, semua DOB baru ini tidak bisa ditindak lanjuti dan direalisasikan selama moratorium Pemekeran daerah belum dicabut oleh pemerintah pusat. Tandasnya.(*)

      bas

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Anggaran Cadangan Bencana Jabar Perlu Ditambah
      DPRD dan Pempov Jabar Setujui Pemekaran Bogor Timur dan Indramayu Barat
      DPRD Ingin Jumlah Ruang Terbuka Hijau di Jabar Ditingkatkan
      Ketua DPRD Jabar Apresiasi Sosialisasi Pencegahan Pelanggaran Kode Etik oleh MKD DPR RI
      Refocusing Anggaran Tahun 2021 Tidak Mengurangi Kualitas Kinerja Pemerintah
      Berita Terdahulu

      Jabar Juara


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)