web stats service from statcounter

Hot News


  • Rebutan Kemenangan Dua Tim Papan Bawah
    Rebutan Kemenangan Dua Tim Papan Bawah
    • 25 Agustus 2019 | 13:47:00 WIB

    DUA tim papan bawah bakal bentrok pada Pekan 16 Liga 1 2019 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (25/8/2019) mulai pukul 20.30 WIB.

Inspirasi


    2 Orang Tewas dan 200 Bangunan Rusak akibat Gempa
    detik.com Rumah di Desa Panjang Jaya, Pandeglang rusak

    2 Orang Tewas dan 200 Bangunan Rusak akibat Gempa

    • Minggu, 4 Agustus 2019 | 03:10:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Dua warga dilaporkan tewas menyusul terjadinya gempa Magnitudo 6,9 di wilayah Provinsi Banten pada Kamis (1/8/20119) pada pukul 19.03 WIB.

    Selain korban tewas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut lebihda dari 200 bangunan mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi di 107 km barat daya Sumur Banten tersebut.

    "Kerusakan yang ditimbulkan, kita monitor jam ke jam mengalami peningkatan. Hari ini jumlah terdapat mencapai 200 bangunan, baik rusak berat, ringan, dan sedang. Sejauh ini 2 orang meninggal dunia," kata Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo di Mandalawangi, Pandeglang, Banten, Sabtu (3/7/2019).

    Dia menyebut, 2 korban meninggal dunia itu tidak langsung disebabkan oleh gempa. Korban disebut meninggal akibat serangan jantung dan kelelahan. Doni menjelaskan sebagian masyarakat yang sempat mengungsi sudah kembali ke rumah masih-masing. Termasuk 1.000 warga di Lampung yang mengungsi pascagempa.

    "Di Banten semalam ada, tapi semua sudah kembali ke rumah masing-masing. Alhamdulillah tidak ada pengungsi. Di Lampung ada 1.000 orang tapi pagi ini sebagaian besar sudah pulang," ujarnya.

    Doni sendiri meninjau langsung Desa Panjangjaya, Mandalawangi, Pandeglang, Banten yang diguncang gempa pascagempa M 6,9 semalam. Doni langsung melihat kondisi bangunan yang rusak akibat gempa yang berpusat pada koordinat 7,32 LS dan 104,75 BT tersebut.

    Hasil gambar untuk gempa banten rusak 200 bangunan

    Kepada warga setempat, Doni mengimbau agar sering melatih simulasi gempa. Dia menyebut simulasi penanganan gempa penting untuk tahap awal mengurangi adanya korban jiwa.

    "Tadi ditanya sejauh ini belum pernah mengikuti kegiatan simulasi. Nah jadi saya katakan latihan simulasi kan nggak harus biaya dulu. Seperti sekarang misalnya kepala sekolah, guru kemudian murid-murid masuk ke ruangan kemudian buat skenario ada gempa apa yang harus dilakukan. Murah tapi bisa menyelamatkan banyak nyawa manusia," kata Doni kepada wartawan.

    "Jadi mungkin kawan-kawan media bisa menyampaikan pesannya kepada seluruh masyarakat kita, jangan malas latihan (simulasi gempa), jangan malas melakukan simulasi. Bapak Presiden setiap waktu mengatakan penting simulasi, penting edukasi. Ini bantuan media mungkin bisa," lanjut dia.

    3 Wilayah di Jabar Terdampak Gempa Banten
    Sementara itu, BPBD Jabar menyatakan 3 daerah di Provinsi Jabar, terdampak gempa Banten. Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Jabar, 3 daerah yang terdampak gempa ialah Kabupaten Garut, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Bandung.

    Manager Pusdalops PB BPBD Jabar, Budi Budiman Wahyu mengatakan di Kabupaten Bandung Barat ada 2 kecamatan yang terdampak gempa. Sedangkan di Kabupaten Sukabumi ada 6 kecamatan yang terdampak gempa, dan di Kabupaten Garut ada 3 kecamatan yang terdampak.

    Menurut Budi, koordinasi antara pihaknya dengan BPBD kabupaten/kota terus dilakukan dan hasil monitoring BMKG hingga saat ini menunjukkan tidak berpotensi tsunami.

    "Untuk itu kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti arahan BPBD dan informasi BMKG atau PVMBG," katanya. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Koperasi & UMKM Diminta Gandeng Generasi Muda
    Atalia: Cegah Hoaks dengan T-H-I-N-K
    Di Bekasi, Bunga Telang Disulap jadi Kerajinan
    Atalia Ajak Kader PKK Sukseskan Program Kampung KB
    Ini Dia Pemenang Piala Humas Jabar 2019

    Editorial