web stats service from statcounter

Hot News


  • Persib Bawa 22 Pemain hadapi Persebaya di Bali
    Persib Bawa 22 Pemain hadapi Persebaya di Bali
    • 15 Oktober 2019 | 18:38:00 WIB

    TIM Persib membawa 22 pemain ke Bali untuk melakoni laga tandang kontra Persebaya yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (18/10/2019).

Inspirasi


    Potensi Zakat Jabar Capai Rp26 Triliun per Tahun
    istimewa/humas pemprov jabar Uu Ruzhanul Ulum saat membuka Rakorda Baznas Jabar

    Potensi Zakat Jabar Capai Rp26 Triliun per Tahun

    JuaraNews, Garut - PotenSi zakat Provinsi Jabar mencapai Rp26,845 triliun per tahun, menduduki peringkat ketiga terbesar di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur.

    Potensi zakat Jabar ini hampir mendekati jumlah APBD Jabar per tahun yang mencapai lebih dari Rp 34 triliun.

    Sedangkan secara nasional, berdasarkan hasil riset Pusat Kajian Strategis (Puskas) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), potensi zakat kaum muslim Indonesia mencapai Rp233,8 triliun per tahun.

    Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, kesadaran masyarakat Jabar untuk membayar zakat setiap tahunnya terus meningkat. Baznas Jabarsendiri menyebut pengumpulan zakat di Jabar setiap tahunnya meningkat antara 25-30%.

    "Zakat di Jabar sangat potensial maka perlu dikelola dengan baik untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan," kata Uu seusai membuka Gebyar Festival Zakat ke-3 dan Rapat Kerja Daerah (Rekerda) Baznas Jabar di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Rabu (17/07/19).

    Selain kesadaran masyarakat, lanjut Uu, harus ada sedikit unsur pemaksaan untuk membayar zakat khususnya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan tersebut sudah dilakukan Pemprov Jabar yang memotong sebagian gaji ASN-nya untuk dibayarkan zakat. Uu pun mengimbau 27 kepala daerah di Jabar untuk melakukan hal serupa seperti di Pemerintah Provinsi Jabar.

    "Kami sudah buat Pergub (Peraturan Gubernur) untuk ASN dan seperti yang diumumkan pada Idul Fitri kemarin, penerimaan zakatnya yaitu Rp300 miliar," ujar Uu.

    "Nanti akan saya sampaikan ke Pak Emil (Gubernur Jabar Ridwan Kamil) harus ada penekanan kepada kepala daerah untuk membuat aturan kepada ASN mewajibkan membayar zakat dipotong dari gaji. Seperti di Garut Rp2,5 miliar per bulan ini berkat keberanian kepala daerahnya," imbuhnya.

    Sementara itu, Ketua Baznas Jabar, Arif Ramdani, mengatakan potensi zakat itu bisa mengentaskan kemiskinan di Jabar, bila dikelola dengan optimal.

    "Mudah-mudahan bisa mengoptimalkan potensi tersebut sehingga kita bisa membantu mengentaskan kemiskinan dan mendukung visi Jabar juara lahir batin," ujar Arif Ramdani.

    Dia pun menyebut Gebyar Festival Zakat ke-3 dalam rangkaian Rakerda Baznas Jabar ini bertujuan untuk penguatan komitmen dalam mengemban amanah pengelolaan zakat agar tercapai tujuan pengentasan kemiskinan.

    "Juga untuk konsolidasikan potensi zakat di Baznas 27 kabupaten dan kota," katanya.

    Adapun, laporan keuangan Baznas Jabar yang diikuti 80% Baznas kota dan kabupaten dari tahun 2015-2018 sudah diaudit dan mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dalam kelembagaan, Baznas Jabar juga telah mendapat akreditasi A dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

    "Kepercayaan masyarakat kepada kami juga telah dibuktikan dengan diraihnya penghargaan pelopor kebangitan ekonomi umat berbasis zakat," tutup Arif. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Potensi Zakat Jabar Capai Rp26 Triliun per Tahun
    Sekeluarga Meninggal Tertabrak Bus di Ciamis
    Hendi Tewas Tenggelam saat Munggahan
    Pemain tak Lengkap, PS TNI Siap Ladeni Persib
    Lini depan jadi Persoalan Persib di Liga 1

    Editorial