ultah bandung

Hot News


JN-TAM

Inspirasi


    Pemprov Siap Ambil Alih Pengelolaan Stadion GBLA
    twitter Rumput liar dan semak belukar memenuhi area GBLA

    Pemprov Siap Ambil Alih Pengelolaan Stadion GBLA

    JuaraNews, Bandung - Kondisi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di kawasan Gedebade Kota Bandung yang memprihatinkan mendapat perhatian serius Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

    Bahkan, Emil menegaskan Pemprov Jabar siap mengambil alih pengelolaan GBLA jika Pemkot Bandung tak sanggup mengelolanya.

    "Jadi kalau terbengkalai pasti kurang anggaran dan anggarannya ada di sana. Kecuali Pemkot mau menyerahkan aset (GBLA) ke provinsi (Pemprov Jabar)," ujar Emil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (17/7/2019).

    “Sama-sama negara cuma beda saku. Saku pemerintah pusat, saku provinsi (Pemprov), saku kota (Pemkot), tiga-tiganya sama-sama negara. Kalau memang nggak sanggup serahin aja ke Pemprov dengan senang hati kami urus,” sambungnya.

    Sejak viral di media sosial dan menjadi objek pemberitaan, perhatian warga Jabar memang mulai tertuju pada Stadion GBLA yang kondisinya kini terbengkalai. Kondisi stadion kebanggaan warga Jabar tersebut kini tak terurus. Beberapa bagian bangunan stadion mengalami kerusakan. Di bagian luar stadion terlihat banyak ilalang yang menjulang tinggi.

    Beberapa fasilitas stadion seperti wastafel hingga pipa untuk menyalurkan air ke urinoir pun raib entah ke mana. Sarana dan prasarana serta area sekitar stadion pun memprihatinkan. Kondisi itu disebut-sebut akibat minimnya anggaran perawatan Stadion GBLA yang dikantongi pihak pengelola, yakni Pemkot Bandung.

    Kondisi ini diperburuk dengan tidak dizinkannya tim Persib Bandung yang berkompetisi di Liga 1 2019 menggunakan stadion berkapasitas 38 tempat duduk tersebut. Pasalnya, sejak terakhir kali digunakan Maung Bandung saat menjamu Persija Jakarta padea 23 September 2019 silam, GBLA sama sekali tidak dirawat.

    Hasil gambar untuk stadion gbla terbengkalai

     

    Emil menuturkan, sewaktu menjabat Wali Kota Bandung, dirinya sempat mempersiapkan agar Stadion GBLA dikelola swasta. Dalam hal ini, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) sebagaai pemilik klub Persib. Namun, rencana itu urung terjadi karena Emil keburu menjabat sebagai gubernur Jabar. Dia pun mengaku tak mengetahui kelanjutan rencana tersebut.

    "GBLA itu asetnya Pemkot. Dulu waktu saya wali kota saya persiapkan untuk diambil alih Persib, tapi keburu jadi gubernur. Proses itu di Dispora (Dinas Pemuda dan Olagraga Kota Bandung), saya enggak bisa monitor lagi," tandasnya.

    Emil menuturkan, pengelolaan Stadion GBLA memang lebih ideal diurus sebuah klub atau pihak swasta. Sebab beban pemeliharaan stadion cukup besar untuk ditanggung pemerintah.

    "Dari dulu saya bilang jangan diurus sama pemerintah. Pemerintah itu bukan operator tapi regulator. Yang paling betul itu GBLA diserahkan dikelola oleh sebuah prosedur yang baik ke Persib atau pihak ketiga salah satu yang ideal adalah Persib. Mereka nanti bisnis to bisnis kan," tegasnya.

    Hasil gambar untuk stadion gbla terbengkalai

    Persib Siap Jembatani Pemprov dan Pemkot
    Sementara itu, Manajer Persib Umuh Muchtar menyarankan agar Pemkot Bandung bekerja sama dengan Pemprov Jabar dalam pengelolaan Stadion GBLA. Sebab perawatan Stadion GBLA memakan biaya yang besar.

    "Jadi begini, saya ada masukan, bagaimana kalau Pemkot bekerjasama dengan Pemprov untuk pengelolaan GBLA. Karena biaya perawatan stadion ini kan memakan biaya besar setiap bulannya," ungkap Umuh.

    "Ini bisa memakan ratusan juta untuk perawatan. Jadi, kerja sama saja, karena bagaimanapun juga ini (GBLA) kan punya orang Jawa Barat, bukan untuk (masyarakat) Bandung saja," sambungnya.

    Bila memang diminta, Umuh siap menjembatani kerja sama pengelolaan Stadion GBLA oleh Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar. Sebab kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemkot Bandung Raih Sertifikat Maturasi SPIP Level 3
    Dinkes Kota Bandung Temukan 2.363 Kasus DBD
    Disbudpar Kota Bandung akan Berikan Rekomendasi Buka 45 Tempat Hiburan, Begini Syaratnya
    Satpol PP Kota Bandung Tindak 145 Orang Tak Bermasker
    Resmikan Lembur Tohaga Lodaya Juara, Yana Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads