web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    120 Mobil Multifungsi Maskara Dibagi ke Desa-desa
    net

    120 Mobil Multifungsi Maskara Dibagi ke Desa-desa

    JuaraNerws, Bandung - Pemprov Jabar bakal membagikan 120 unit kendaraan multifungsi bernama Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara) ke berbagai desa di Jabar sampai akhir 2019 ini.

    Mobil multifungsi ala Transformer ini merupakan salah satu upaya Pemprov Jabar untuk peningkatan angka kesejahteraan dan kebahagiaan warga Jabar.

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, purwarupa Maskara sudah diberikan kepada Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. Desa itu dipilih lantaran jadi pemenang Desa Nasional tahun lalu.

    "Kemarin sudah saya berikan ke 2 desa dulu, 1 di Majalengka dan 1 di Indramayu prototipe-nya. Tahun ini ada sekitar 120-an mobil serbaguna itu untuk dibagikan ke sejumlah desa," ujar Emil di The Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto Kota Bandung, Selasa (25/6/2019).

    Emil mengatakan, Maskara punya 5 fungsi utama. Pertama adalah sebagai angkutan penumpang, kedua adalah sebagai angkutan barang pertanian, ketiga sebagai panggung hiburan, keempat sebagai fasilitas nonton bareng, dan kelima sebagai mobil klinik desa.

    Mobil ini pada dasarnya adalah mobil boks yang dapat diubah-ubah bentuknya sesuai dengan kebutuhan, baik mengangkut barang, klinik, sampai menggelar panggung dan nonton bareng.

    "Karena jumlahnya terbatas, dicicil diberikan ke desa yang punya kriteria berprestasi. Ukuran prestasinya ada di dinas desa. Tentang penyerapan anggaran, multidimensi pembangunan kan ada rapor-nya. Nanti tahun depan dibeli oleh anggaran pemerintah," kata Emil.

    Hasil gambar untuk 120 unit maskara mobil multifungsi

    Prototif Maskara dipamerkan Pemprov Jabar.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jabar, Dedi Sopandi menjelaskan, pihaknya menyiapkan dana sekitar Rp49 miliar untuk merakit 120 unit mobil tersebut. Saat ini, status proyek tersebut baru akan dilelangkan.

    "Tahun ini sekitar 120 unit disiapkan dibiayai APBD. Dananya sekitar Rp49 miliar akan dilelangkan, sasis dan karoserinya digabung. Saat ini sedang penyusunan KAK diawal Juli," ungkap Dedi.

    Dedi menambahkan, 120 desa yang dipilih yakni desa yang mampu meningkatkan status desa berdasarkan indikator desa membangun dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Nama desa terpilih akan diumumkan pada Juli mendatang.

    "Adapun desa yang mendapatkan 120 adalah desa yang dalam tanda kutip berprestasi dalam menaikan indikator status desa misalnya status desa itu ada mandiri, maju, berkembang, tertinggal, sangat tertinggal. Pada saat desa itu mampu menaikan posisinya, itulah yang akan dipertimbangkan," ujar Dedi. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Mahasiswa KKN UPI Gelar Pelatihan Menyikat Gigi
    Oded M Danial: Dirgahayu Paguyuban Pasundan
    Jabar Minta Penambahan Kuota Haji
    Lantik Dewan Pendidikan, Emil Titipkan 4 Dimensi
    Kecewa, Relawan Gurka Tarik Dukungan dari Emil

    Editorial