web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Editorial


      BP Perda Konsultasikan Raperda Distribusi Pasar
      istimewa/humas dprd jabar Habib Syarief (tengah) menyerahkan plakat

      BP Perda Konsultasikan Raperda Distribusi Pasar

      JuaraNews, Bandung-BP Perda DPRD Provinsi Jawa Barat konsultasikan ke Kemendag berkaitan dengan raperda inisiatif DPRD Jabar tentang Pusat Distribusi Pasar Provinsi. Hal yang mendasari raperda tersebut lantaran adanya monopoli pasar dari bandar besar pelaku pasar. Sehingga merugikan langsung para petani.

      Ketua BP Perda DPRD Jabar, Habib Syarif Muhammad mengatakan, maraknya tengkulak barang pasar masih menjadi persoalan yang kompleks. Pasalnya, kondisi tersebut mengganggu harga petani di pasaran yang menjadi produsen kebutuhan dasar bagi masyarakat.

      "Itulah yang mendasari dan menjadi bagian dari upaya untuk menstabilkan harga pasar," ujar Habib di Kemendag RI, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

      Karena itu, kata Habib, perlu dibentuk lembaga atau badan untuk mengendalikan ataupun menstabilkan ketika harga pasar melampaui batas wajar. Sehingga diharapkan masayarakat tidak dirugikan selaku konsumen dari pasar tersebut.

      Kendala kesiapan sdm, tingkat konsistensi menerapkan sistem itu sendiri
      Direktur Sarana Distribusi Dan Logistik, Kemendag, Sihard Hadjopan Pohan mengapresiasi atas inisiatif raperda tersebut. Pasalnya, upaya pemerintah daerah dalam menyejahterakan masayarakatnya melalui kebijakan itu sendiri. Selain itu, menjembatani dan memfasilitasi para pelaku pasar tradisional.

      "Ini raperda yang positif, bagaimana agar tidak menggerus pasar tradisional khususnya," ucap Sihard. (*)

      bas

      0 Komentar

      Tinggalkan Komentar


      Cancel reply

      0 Komentar


      Tidak ada komentar

      Berita Lainnya


      DPRD Sayangkan Terjadinya Mal Distribusi Dokter
      Pondok Pesantren Percontohan Pendidikan Keagamaan
      Sinkronisasi Pembangunan di Bogor Harus Sinergis
      DPRD Beri Rekomendasi Pemprov Untuk Tingkatkan PAD
      Evaluasi BUMD Harus Dilakukan Dengan Teliti

      Gedung Sate