web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Pemprov Jabar dan 24 Kabupaten/Kota Raih Opini WTP
    istimewa Wagub Uu menerima berkas opini WTP dari Ketua BPK

    Pemprov Jabar dan 24 Kabupaten/Kota Raih Opini WTP

    JuaraNews, Bandung - Pemprov Jabar dan 24 Pemkab/Pemkot se-Jabar meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2018 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

    Jumlah pemerintah daerah penerima WTP tersebut mencapa 88 persen. Tiga Pemda lainnya, yakni Kabupaten Cianjur, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Bandung Barat, mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Dengan begitu, seluruh Pemda di Jabar tidak ada yang meyabet opini disclaimer.

    "Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2018, termasuk implementasi atas rencana aksi yang telah disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maka BPK kembali memberi opini wajar tanpa pengecualian," kata Kepala BPK Perwakilan Jabar Arman Syifa dalam laporannya pada rapat paripurna DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Selasa (28/5/2019).

    Arman mengatakan, ada beberapa rekomendasi dalam LKPD 2018 terkait Sistem Pengendalian Intern (SPI) serta Kepatuhan terhadap peraturan perundangan.

    "Memang tidak semuanya (laporan keuangan) itu sempurna, termasuk kami pun di dalam melaksanakan pemeriksaan laporan keuangan itu ada batas materialitas, ada toleransi-toleransi kesalahan yang bisa kami tolerir," ujar Arman.

    Ada kebijakan transaksi non tunai yang dilakukan perangkat daerah. Namun, kata Arman, dalam pelaksanaannya ada beberapa OPD yang melakukan transaksinya secara tunai untuk melaksanakan kegiatan. Menurutnya, hal itu akan meningkatkan risiko penyimpangan dan ketekoran kas.

    "Kami menilai ketaatan atas, pertama ada kebijakan transaksi non tunai. Karena ada beberapa OPD yang mengambil tunai untuk pelaksanaan beberapa kegiatannya," katanya.

    Arman melanjutkan bahwa dalam proses pemeriksaan, proses transaksi yang mengakibatkan selisih kas dapat diselesaikan secara adminitratif. Dengan kata lain, sudah tidak ada ketekoran kas.

    "Ada beberapa penyimpangan yang dilakukan bendaharawan yang mengakibatkan ketekoran kas. Tapi dalam proses pemeriksaan kerugian itu sudah dipulihkan, artinya secara administratif sudah tidak ada ketekoran kas. Itu yang menyebabkan tidak menjadi pengecualian," katanya.

    Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, yang menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, menegaskan bahwa Pemprov Jabar berkomitmen menindaklajuti rekomendasi tersebut. Dari semua rekomendasi yang diberikan BPK atas LHP LKPD Tahun Anggaran 2017, Pemprov Jabar sendiri menindaklanjutinya sebanyak 63 persen.

    "Insya Allah tahun ini akan ditindaklanjuti minimal ada tambahan tidak lagi 60-an persen. Jadi, ada tambahan realisasi rekomendasi di pihak kami," ujar Uu.

    Uu yang sementara menjabat Plh Gubernur Jabar tersebut bersyukur atas pencapaian opini WTP untuk ke-8 kali berturut-turt tersebut. Menurutnya, opini WTP merupakan sebuah prestasi. Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN di Pemprov Jabar, termasuk kepada DPRD Jabar sebagai mitra pembangunan.

    "Dengan demikian Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah berhasil mendapatkan dan mempertahankan opini WTP untuk yang kedelapan kalinya," ungkapnya. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    DPRD Jabar Dukung Penuh Situs Gunung Padang  Jadi Destinasi Wisata Unggulan Kelas Dunia
    Tersangka Suap Proyek Meikarta Minta Penyidik KPK Transparan dan Jujur
    4 Kriteria Ibu Kota Negara Menurut Gubernur Jabar
    Pemprov Jabar Tanam Antiradikalisme ke Pelajar
    Assessment Kompetensi dan Potensi Seleksi Terbuka Sekda Jabar Diumumkan Senin Depan

    Editorial


    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Minggu (10/11/2019) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.