Dewan:Penanganan Situ Rawakalong Bakal Gagal Total - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Editorial


      Dewan:Penanganan Situ Rawakalong Bakal Gagal Total

      Dewan:Penanganan Situ Rawakalong Bakal Gagal Total

      JuaraNews, Bandung-Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady. Hal itu mengungkapkan, Penanganan Situ Rawakalong bakal gagal total.

      Menurutnya, Situ Rawakalong adalah salah satu situ di daerah Kota Depok yang oleh Gubernur Ridwan Kamil akan dikembangkan menjadi destinasi wisata di Jawa Barat. Seperti kita ketahui bersama, Ridwan Kamil akan menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber utama pendapatan asli daerah (PAD). Pada tahun 2019 ada sejumlah besar anggaran yang dialokasikan dari APBD Provinsi Jabar untuk membenahi situ tersebut. Sayangnya, proses yang ada tidaklah semulus yang diharapkan.

      "Penanganannya bisa gatot (gagal total....Red.). Bagaimana mungkin sukses kalau di lokasi yang sama sedang dilakukan pekerjaan pengerukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS)?" ujar Daddy yang juga Sekretaris Fraksi Partai Gerindra itu.Jumat (10/05/2019)

      Dalam maketnya, di Situ Rawakalong akan dibuat jogging track. Bahkan, ada pula plaza. Sayangnya, sejumlah masalah sudah kelihatan. Misalnya, kondisi eksisting situ yang penuh karamba. Wilayah sekitar situ juga sudah kumuh. Sementara itu, pekerjaan sudah diburu waktu.

      Itu semua menunjukkan perencanaan yang belum matang. Bahkan, hingga saat ini, lelang MK (manajemen konstruksi) di ULP saja terancam gagal.

      Dari kondisi yang ada, memang agak mustahil pengembangan Situ Rawakalong yang direncanakan menelan biaya Rp 30 miliar tersebut bisa terwujud tepat waktu.

      "Sangat tidak mungkin dua pekerjaan dilakukan bersamaan di lokasi yang sama. Mengapa? Karena BBWS sedang melakukan pengerukan situ tersebut, padahal UPTD harus melakukan pembangunan di atasnya," ujar wakil Gerindra asal daerah pemilihan Cirebon-Indramayu tersebut.

      "Intinya, perencanaan belum matang tetapi dipaksakan. Sebagai catatan saja, ke depan tidak boleh ada lagi pekerjaan dengan tahapan semacam ini. Jangan sampai banyak pekerjaan gatot (gagal total)," pungkasnya.(*)

      bas

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Legislator : Pabrik Buka saat PSBB Wajib Terapkan Protokol Kesehatan
      Masyarakat Harus Patuhi Anjuran Pemerintah Guna Memutus Mata Rantai Covid19
      Wakil ketua DPRD Jabar cek PSBB Perbatasan Bogor Cianjur
      Ketua DPRD Hadiri Launcing Pasar Digital
      DPRD Jabar Soroti Penyaluran Bansos Covid19 yang Belum Maksimal
      Berita Terdahulu
      Iklan Kurnia

      Jabar Juara


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)