web stats service from statcounter

Hot News


  • Prabowo-Sandi Ajukan 15 Petitum Permohonan
    Prabowo-Sandi Ajukan 15 Petitum Permohonan
    • 15 Juni 2019 | 02:57:00 WIB

    MAHKAMAH Konstitusi (MK) menggelar sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilu Umum (PHPU) atau sengketa Pilpres 2019 di Gedung MK, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    BKKBN Kembangkan Program Pendidikan Nasional

    BKKBN Kembangkan Program Pendidikan Nasional

    JuaraNews,Bandung-Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus melakukan pengembangan program pendidikan kependudukan, salah satunya untuk menyiapkan kualitas dan kuantitas generasi penerus bangsa dimasa yang akan datang.

    Hal itu diutarakan,Direktur Kerjasama Pendidikan Kependudukan BKKBN, Pusat Ahmad Taufiq,saat menghadiri kerjasama antara universitas Padjadjaran dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Jawa Barat,  di Executive Lounge Unpad, Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, Rabu (10/4/2019).

    Menurutnya,Pengembangan kualitas anak bangsa, harus dimulai dari lingkungan keluarga. Selain dari keluarga generasi penerus juga harus diberikan edukasi mulai dari pendidikan dasar sampai dengan di perguruan tinggi. "Ini adalah generasi-generasi penerus, harus kita internalisasi tentang kependudukan," ucap Ahmad Taufiq.

    Lebih lanjut Ahmad mengatakan, terdapat tiga kependudukan Indonesia yang saat ini sedang diperhatikan oleh BKKBN, yakni kuantitas penduduk yang harus dikendalikan, kualitas penduduk yang harus ditingkatkan dan mobilitas penduduk.

    Ditegaskan Ahmad, peningkatan kualitas kependudukan juga melibatkan pembentukan mental dan pandangan generasi muda yang lebih positif dan berorientasi masa depan. Pembentukan tersebut meliputi revolusi mental, mengubah pola pikir, sikap, tingkah laku, kejujuran serta tanggung jawab.

    "Jadi BKKBN menyiapkan generasi penerus untuk menjadi berkualitas, generasi-generasi sekarang harus di ingatkan bahwa kedepan kita tidak bisa hidup semena-mena. Kita hidup harus memperhatikan yang namanya kependudukan," tandasnya.(*)

    bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Terkait


    Berita Lainnya


    Prabowo-Sandi Ajukan 15 Petitum Permohonan
    Emil Puji Keberhasilan Operasi Ketupat Lodaya 2019
    Delapan Kota Kabupaten di Jabar Gelar Pilkada 2020
    Pilkada Serentak 2020, Satpol PP Tambah 100 Person
    Dewan Menyayangkan Pembatalan Haji dari BJIB

    Editorial