Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    PT.KAI Tambah 29.456 Kursi Untuk Mudik Lebaran
    JuaraNews/Istimewa

    PT.KAI Tambah 29.456 Kursi Untuk Mudik Lebaran

    JuaraNews, Bandung-PT Kereta Api (Persero) menyiapkan sebanyak 29.456 kursi tambahan Kereta Api (KA) untuk masa angkutan Lebaran 2019. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan pelayanan dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa KA di Indonesia.

    Dirut PT KAI Edi Sukmoro mengungkapkan, jumlah kursi pada KA tambahan yang disediakan pihaknya akan mulai dijual pada 6 April pukul 00.01 WIB. Jumlah tersebut diklaim meningkat sebesar 8% dibanding tahun sebelumnya, yakni 27.072 kursi tambahan.

    “Kami terus menerus meningkatkan pelayanan dengan menambah KA-KA tambahan pada angkutan Lebaran 2019 tanpa mengurangi kenyamanan penumpang,” kata Edi di Bandung, Jumat (05/04/2019).

    Dijelaskannya, PT KAI menambah beberapa KA dengan berbagai rute yang menjadi favorit masyarakat, di antaranya keberangkatan dari Pasar Senen dan Gambir menuju Tegal, Semarang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang dan juga lainnya.

    Kursi tambahan, lanjutnya, sengaja disediakan karena minat moda transportasi KA semakin tinggi. Hal tersebut, dibuktikan telah habisnya tiket KA favorit untuk mudik keberangkatan H-7 dan H-6 Lebaran 2019 dan arus balik, keberangkatan H2+2 dan H2+3 Lebaran menjadi tanggal pilihan para penumpang.

    Bagi masyarakat yang telah menanti membeli tiket KA tambahan Lebaran 2019, ungkapnya, bisa segera bersiap karena akan dijual 50 tiket perjalanan KA tambahan per-harinya. Masyarakat bisa melakukan pemesanan tiket KA melalui KAI Access, website kai.id dan berbagai chanel penjualan tiket resmi KAI lainnya.

    “Kami mengimbau agar masyarakat membeli tiket Lebaran di kanal resmi KAI atau mitra resmi yang telah bekerja sama dengan KAI. Tujuannya untuk menghindari penipuan atau biaya jasa yang tidak wajar,” ujarnya.(*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Layanan Q-COMM Pos Indonesia Dongkrak Potensi UMKM
    Ridwan Kamil dan OJK RI Bahas Pemulihan Sektor Manufaktur di Tengah Pandemi
    Pelabuhan Patimban Ditargetkan Soft Launching Awal November 2020
    Balai Wyata Guna Bandung Berikan Sertifkat Barista pada 5 Penyandang Disabiltas
    Gubenur: BUMD Harus Jadi Lokomotif Kebangkitan Ekonomi Jabar
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads