web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Editorial


      Pembangunan Ruang Kelas di Jabar Belum Maksimal
      JuaraNews/Istimewa irfan Suryanegara

      Pembangunan Ruang Kelas di Jabar Belum Maksimal

      JuaraNews, Bandung- DPRD Jawa Barat menilia Pembangun ruang kelas untuk belajar di Kota Depok umumnya di Jawa Barat belum maksimal, jika dibiarkan hal dapat berperahurh kepada kualitas pendidikan.

      Pimpinan DPRD Jawa Barat Irfan Suryanagara menilai, kompleksnya persoalan pendidikan di Kota Depok mengakibatkan tidak tertampungnya lulusan SMP.
      Dari jumlah 27.000 lulusan SMP 7.000 diantaranya tidak dapat tertampung.

      Salah satu faktor yang mempengaruhi permasalahan tersebut, menurut Irfan adalah kurangnya jumlah ruang kelas di Kota Depok. Oleh karena itu pihaknya berencana, akan memaksimalkan penambahan ruang kelas baru di Kota Depok sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

      “Kami akan mengusulkan ruangan kelas baru, ruang kelas maksimal ternyata menurut dinas maksimalnya dua belas dan rata-rata masih ada yang sembilan. Kita akan maksimalkan dua belas, setelah maksimal dan masih juga tidak mampu, baru kita bangun (sekolah baru)” ucap Irfan kepada wartawan usai Dialog Hearing di Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok, Senin (1/4/2019).

      Irfan menambahkan, selain memprioritaskan penambahan ruang kelas baru pihaknya akan mempersipakan regulasi terkait pemberian bantuan kepada murid tidak mampu di jenjang SMA/SMK.

      “Bagaimana memberikan subsidi kepada siswa miskin di SMA, yang sebe lumnya di Kota Depok diberikan sekarang beralih ke provinsi tidak ada. Termasuk bagaimana sekolah swasta yang ketika sekolah negeri ditambah mereka harus diperhatikan.” katanya.

      Terkait dengan persoalan kondisi minimnya minat masyarakat terhadap sekolah swasta, Irfan merencanakan pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan Forum Kepala Sekolah Swasta (FKSS) di Jawa Barat untuk mencari tahu permasalahan yang dialami oleh SMA/SMK swasta di Jabar.

      “Terkait dengan sekolah swasta ini kita akan evaluasi dan pelajari lebih mendalam, kita akan rencanakan melakukan pertemuan dengan FKSS. Karena kita ingin tahu apa sebenarnya permasalahan yang dihadapi oleh sekolah-sekolah swasta di Jawa Barat” ujarnya.

      Lebih lanjut Irfan berharap, permasalahan PPDB dari tahun ke tahun terus berulang ini dapat segera terselesaikan, dengan solusi yang telah didapatkan dari aspirasi dan masukan para unsur pendidikan di Jawa Barat.

      ”Kita harus segera memaksimalkan ruangan kelas baru, kita akan ubah SK Gubernur lalu membangun sekolah baru. Kami berharap ini dapat segera dilakukan” pungkasnya. (*)

      bas

      0 Komentar

      Tinggalkan Komentar


      Cancel reply

      0 Komentar


      Tidak ada komentar

      Berita Lainnya


      DPRD Jabar Bentuk Tim Penyusun Tata Tertib
      DPRD Minta Pemprov Jabar Perhatian Tenaga Pendidik
      Finalisasi APBD-P 2019 Soroti Anggaran PON 2020
      Sesuai Aturan 100 Dewan Jabar Teriman PIN Emas
      DPRD Apresiasi Meningkatnya APBD Pemprov Jabar

      Jabar Juara