web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Editorial


      DPRD Dorong Potensi Perindustrian Dan Perdagangan

      DPRD Dorong Potensi Perindustrian Dan Perdagangan

      JuaraNews, Bandung,-DPRD Jawa Barat mendorong optimalisasi potensi perindustrian dan perdagangan untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

      Hal itu dikemukakan Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat, Didi Sukardi dalam sambutan Forum OPD Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Mason Pine Hotel, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (28/3/2019).

      Menurut Didi, sinergitas program dan kegiatan yang berkaitan dengan perindustrian dan perdagangan sangat penting di Jawa Barat. Pasalnya, Jawa Barat sebagai lokasi yang strategis telah dibenahi sarana infrastruktur seperti Bandara Internasional Jawa Barat, Pelabuahan Patimban dan pembangunan tol yang menghubungkan antardaerah dan antarkota.

      “Pertemuan ini sangat penting untuk perputaran perekonomian di Jawa Barat, dan kami selalu mendorong untuk peningkatan kesejahteraan di Jabar,” ujar Didi.

      Dia menambhakan, dengan mengedepankan inovasi dan kolaborasi untuk perindustrian dan perdagangan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. Karena itu, melalui acara tersebut Forum OPD Indag dapat melahirkan program dan kegiatan yang dapat mencakup kebutuhan dan mengakomodir baik perindustrian maupun perdagangan di Jabar.

      “Dengan dibangunnya BIJB, Pelabuhan Patimban dan beberapa ruas tol di jawa barat dapat lebih meningkatkan aktivitas ekonomis di Jawa Barat,” ucapnya.(*)

      bas

      0 Komentar

      Tinggalkan Komentar


      Cancel reply

      0 Komentar


      Tidak ada komentar

      Berita Terkait


      Berita Lainnya


      DPRD Jabar Bentuk Tim Penyusun Tata Tertib
      DPRD Minta Pemprov Jabar Perhatian Tenaga Pendidik
      Finalisasi APBD-P 2019 Soroti Anggaran PON 2020
      Sesuai Aturan 100 Dewan Jabar Teriman PIN Emas
      DPRD Apresiasi Meningkatnya APBD Pemprov Jabar

      Jabar Juara