web stats service from statcounter

Hot News


  • Prabowo-Sandi Ajukan 15 Petitum Permohonan
    Prabowo-Sandi Ajukan 15 Petitum Permohonan
    • 15 Juni 2019 | 02:57:00 WIB

    MAHKAMAH Konstitusi (MK) menggelar sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilu Umum (PHPU) atau sengketa Pilpres 2019 di Gedung MK, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Lawan Rentenir, Pemprov Hadirkan Ekonomi Syariah
    net Emil jadi narasumber Literasi Keuangan Syariah

    Lawan Rentenir, Pemprov Hadirkan Ekonomi Syariah

    JuaraNews, Garut - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam utang rentenir maupun pinjaman online yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
     
    Pinjaman ilegal tersebut, menurut Emil, akan merugikan pihak peminjam uang sendiri.
     
    "Karena mudah di awal padahal jebakan di akhir," kata Emil seusai kegiatan Literasi Keuangan Syariah dan Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan di Masjid Agung Garut, Sabtu (23/3/2019).
     
    Emil mengungkapkan, pemerintah memiliki program pinjaman modal sesuai peraturan perbankan yang dapat diakses masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu terlibat utang ke rentenir dan pinjaman online ilegal.
     
    Selama ini, kata Emil, pinjaman online ilegal sudah banyak yang dibekukan oleh OJK. Hal tersebut menandakan ada masalah dalam sistem pinjaman tersebut.
     
     
    Gubernur menyebutkan, Pemprov Jabar berupaya mengatasi maraknya rentenir dengan menghadirkan sektor jasa keuangan tanpa membebani masyarakat, yakni jasa keuangan syariah seperti Bank Wakaf Mikro, Kredit Mesra, dan bank syariah.
     
    Menurutnya, banyak cara untuk mendapatkan kredit tanpa harus meminta pinjaman ke rentenir. Dana persoalan itu harus dilakukan oleh masyarakat secara kompak dalam membangun sistem ekonomi syariah.
     
    "Jadi, tinggal ke masjid, minta ke Bank Wakaf Mikro, pergi ke bank syariah. Insya Allah ekonomi maju umatnya juga makin maju, tinggal mau apa tidak, bersatu atau tidak, ukhuwah islamiyah harusnya kuat," tandas Emil.
     
    Emil mengungkapkan, saat ini transaksi keuangan syariah di Jabar baru mencapai sekitar 8 persen. Padahal dengan jumlah umat muslim di Jabar yang begitu besar, mestinya bisa di atas 90 persen. Selain itu, jumlah masjid di Jabar yang lebih dari 100.000 masjid dan jumlah pesantren yang lebih dari 11.000 pesantren bisa menjadi potensi besar pemanfaatan sektor keuangan syariah di Jabar.
     
    "Nah, sekarang ada program Bank Wakaf Mikro, dipinjami Rp1 juta dibayar cuman Rp26.000 tiap minggu kan tidak repot, atau pinjam Rp3 juta bayarnya Rp70.000 setiap minggu," kata Emil.
     
    Program lainnya yang siap diluncurkan Pemptov Jabar yakni Kredit Mesra yang dapat diakses oleh masyarakat di masjid tanpa bunga dan jaminan.
     
    "Juga ada program Kredit Mesra, nanti tahun ini dingabretkeun. Cukup ke masjid minta surat rekomendasi dari Ketua DKM tanpa bunga tanpa agunan, bisa," pungkasnya.
     

    Touring Bandung-Garut

    Emil sendiri berangkat ke Garut bersama sejumlah penjabat OJK. Mereka melakukna touring menggunakan sepeda motor yang dimulai dari rumah dinas Gubernur Jabar, Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata Kota Bandung, Sabtu (23/3/2019) pagi. 

    Para penjabat dari OJK yanag ikut serta, seperti Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dan Ketua OJK Regional 2 Jabar Triana Gunawan. Selain itu, terlihat pula pendiri Paytren sekaligus pendakwah, Ustaz Yusuf Mansur dan puluhan anggota komunitas motor. (*)

     

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Promo KA Galunggung dan Pangandaran Diperpanjang
    Lebaran, Pos Indonesia Terus Berikan Layanan Prima
    Posindo Berangkatkan 600 Peserta Mudik Bareng BUMN
    Tiga Ekosistem Digital Bantu Pendidikan Anak Yatim
    Posindo Dirikan Pos Rehat 2019 selama Arus Mudik

    Editorial