web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

     Proyek Infrastruktur Ditarget Rampung pada 2023
    net Sekda Jabar Iwa Karniwa

    Proyek Infrastruktur Ditarget Rampung pada 2023

    JuaraNews, Bandung - Sejumlah proyek infrastruktur perhubungan di Jabar ditargetkan rampung pada 2023 mendatang.
     
    Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa 
    Iwa memaparkan, pembangunan infrastruktur perhubungan yang harus diwujudkan hingga 2023 mendatang di antaranya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dan pembangunan bandara-bandara di kawasan selatan Jabar.
     
    "Bandara di wilayah selatan Jabar untuk mendukung pariwisata, yaitu pengembangan Bandara Nusawiru untuk mendukung wisata Pangandaran dan Bandara Cikembar untuk membuka konektivitas melalui transportasi udara dengan wisata Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi," jelas Iwa di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Jumat (22/3/2019).
     
    Selain itu, pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang pun harus terwujud di periode 2018-2023 ini. Menurut Iwa, Pelabuhan Patimban bakal menjadi pintu gerbang Provinsi Jabar melalui transportasi laut.
     
    "Pelabuhan pengumpan regional di Jabar, yakni Pelabuhan Pelabuhanratu, Pelabuhan Bojongsalawe juga harus dirampungkan, termasuk peningkatan fungsi Pelabuhan Cirebon," sebutnya.
     
    Iwa menegaskan, pembangunan infrastruktur perhubungan bertujuan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dalam bidang perhubungan angkutan barang maupun orang.
     
    "Hal ini merupakan salah satu layanan publik yang sejalan dengan visi dan misi pemerintah saat ini," tandasnya.
     
    Di bidang perhubungan darat, Pemprov Jabar juga mematok target penyelesaian proyek jalan tol yang sudah berjalan maupun dalam tahap perencanaan. Seperti penyelesaian Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dan penyelesaian Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) yang akan dilanjutkan dengan pembangunan Jalan Tol Bocimi-Padalarang hingga Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap.
     
    "Adapun perwujudan tol dalam kota yang sudah direncanakan, yaitu tol terusan Soroja-Pusdai atau Tol North-South Link (NS-Link)," sebutnya.
     
     
    Tidak hanya itu, Iwa juga mematok pengembangan jalur kereta api (KA) harus terwujud maksimal 2023, di antaranya reaktivasi empat jalur KA yaitu jalur Bandung-Ciwidey, Rancaekek-Tanjungsari, Banjar-Pangandaran-Cijulang, dan Cibatu-Garut-Cikajang, serta pembangunan jalur ganda Bogor-Sukabumi.
     
    Iwa tidak memungkiri bahwa pembangunan infrastruktur perhubungan di Jabar menghadapi kendala, termasuk keterbatasan dana. Namun, di tengah kondisi tersebut, Iwa menginginkan segenap aparatur perhubungan merumuskan perencanaan dan tindak lanjut penyelenggaraan jasa transportasi secara tepat dengan memanfaatkan sumber daya yang terbatas.
     
    "Pembangunan sektor transportasi harus terencana, memiliki daya saing dan memperhatikan azas keadilan serta menjaga keutuhan NKRI serta keselamatan merupakan prioritas dalam penyediaan layanan transportasi," pungkas Iwa.
     
    Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar Hery Antasari mengatakan, pihaknya masih menggodok sejumlah program pembangunan infrastruktur perhubungan. Menurutnya, banyak program pembangunan bidang perhubungan yang menjadi perhatian masyarakat dan pihaknya ingin membuat gebrakan lewat program-programnya.
     
    "Sudah ada prioritas, tapi masih long list. Saya kira pada kesempatan berikutnya kita sampaikan. Karena saya belum merapatkan lebih detail dengan teman-teman," ungkap Hery. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Mahasiswa KKN UPI Gelar Pelatihan Menyikat Gigi
    Oded M Danial: Dirgahayu Paguyuban Pasundan
    Jabar Minta Penambahan Kuota Haji
    Lantik Dewan Pendidikan, Emil Titipkan 4 Dimensi
    Kecewa, Relawan Gurka Tarik Dukungan dari Emil

    Editorial