web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Ema Sumarna Resmi Jabat Sekda Kota Bandung
    tribun jabar Ema Sumarna menandatangani berita acara pelantikan

    Ema Sumarna Resmi Jabat Sekda Kota Bandung

    JuaraNews, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial melantik Ema Sumarna sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat (22/3/2019) sore.
     
    Oded menyebut ketidaksepakatan dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil soal sosok Sekda Kota Bandung sudah terselesaikan.
     
    Pelantikan Ema sendiri memang mengakhiri polemik kedua kepala daerah yang berlangsung selama 4 bulan. Pilihan Oded mementahkan pilihan Ridwan Kamil, yakni Benny Bachtiar, yang dibuat menjelang berakhirnya masa kepemimpinannya sebagai Wali Kota Bandung sebelum dilantik jadi Gubernur Jabar. Ketidaksepahaman kedua kepala daerah ini bahkan mendapatkan perhatian khusus dari Kementerian Dalam Negeri.  
     
    Oded mengaku sudah berbicara secara pribadi dengan Emil, bekas pasangannya di Pemkot Bandung dalam periode jabatan 2013-2018 lalu, pada Rabu (20/3/2019). Pada Jumat (22/3/2019) pagi keduanya kembali bertemu dalam sebuah acara di Gedung Sate.
     
    “Tadi ketemu Gubernur, sudah tidak ada masalah. Saya sampaikan sore ini akan melantik Sekda definitif, dan beliau memberikan respons positif,” kata Oded seusai upacara pelantikan.
     
    Oded juga menyebut sudah menemui Benny Bachtiar secara personal. Menurut dia, tidak ada lagi masalah dalam keputusannya melantik Ema. Dengan Kemendagri, yang disebut pernah menerbitkan rekomendasi untuk segera melantik Benny Bachtiar, Oded juga meyakini sudah tidak ada lagi masalah.
     
    Ema sudah menjabat sebagai pelaksana sekda sejak November 2018 lalu. Ia mengawal beberapa program dan kebijakan penting di Pemkot, termasuk pembahasan APBD 2019 dan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dengan pelantikan ini, Oded berharap agar kontribusi Ema semakin baik.
     
    "Saya mah melaksanakan sesuai apa yang jadi garis tugas dari SK Walikota mulai dari Plh 2 November sampai jadi Plt 17 Desember 2018," ujar Ema.
     
    "Hari Jumat insya Allah penuh berkah. Akhirnya didefinitifkan dengan semua pejabat jabatan pimpinan tinggi lain," sambungnya.
     
    Ema menyatakan, fokus utamanya adalah mengawal RPJMD yang memuat 74 program prioritas, termasuk 26 janji politik kepala daerah. Ia juga menyinggung pentingnya pembahasan APBD Perubahan 2019 nanti secara tepat waktu. 
     
    "Alhamdulillah semua tepat waktu RPJMD sebagai pedoman pembangunan kami saat ini lima tahun ke depan," ujarnya. 
     
    Tahun lalu, Kota Bandung termasuk dalam kelompok kecil pemda yang terlambat menyerahkan dokumen APBD Perubahan. Akibatnya, beberapa program bersumber dana APBD Perubahan gagal ditunaikan.
     
    Beberapa proyek fisik juga disebut Ema sebagai prioritas di tahun anggaran 2019 ini. Termasuk di dalamnya adalah infrastruktur skywalk dan rumah deret Tamansari. Revitalisasi beberapa taman juga ditargetkan tuntas.
     
    “Yang tak kalah penting adalah pengelolaan pendapatan. Tanpa pendapatan maksimal, semua program itu berat (direalisasikan),” tuturnya. (*)
     

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Kota Bandung Miliki 1.918 Posyandu Multifungsi
    PKK Kota Bandung Gelar Seminar Ketahanan Keluarga
    Wakil Wali Kota Bandung Minta Minta Orang Tua Sering Ngobrol dengan Anak
    Macet dan Banjir Masih jadi Persoalan Kota Bandung
    Pakar: Kewenangan PPK Delegasi Langsung Presiden

    Editorial


    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Minggu (10/11/2019) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Info Kota