Hot News


Inspirasi


    Bahas TAP Jabar, DPRD Kembali Undang Pemprov



    Bahas TAP Jabar, DPRD Kembali Undang Pemprov
    Ketua Komisi I Jabar Syahrir net
    JuaraNews, Bandung - Komisi I DPRD Jabar mengagendakan kembali untuk memanggil perwakilan Pemprov Jabar pada pekan depan untuk membahas Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) Jabar bentukan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
     
    Pemanggilan tersebut sebagai tindak lanjut dari pertemuan Komisi I dengan perwakilan Pemprov Jabar di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (22/3/2019). 
     
    Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Komisi I DPRD Jabar yang mengundang pemerintah untuk menjelaskan terkait kehadiran TAP.
     
    Datang memenuhi undangan tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kesejahteraan Sosial Setda Pemprov Jabar Daud Achmad, Kepala Bappeda Jabar Taufiq Budi Santoso, Kepala Biro Organisasi Nani Hayani Adam, dan Kepala Biro Hukum dan HAM Eni Rohyani.
     
    "Pada pertemuan tadi pagi kami minta TAP ini sasarannya harus jelas. Dengan adanya TAP ini indikatornya apa? Peningkatan percepatannya apa saja? Karena jangan nanti sama saja hasilnya dengan apa yang sudah di dalam kerangka kerja OPD-OPD yang ada," ujar Ketua Komisi I DPRD Jabar Syahrir.
     
    Dengan ada TAP itu. kata dia, percepatannya harus jelas dan terukur dan harus ada periodiknya untuk tahapan percepatannya. Wakil rakyat juga minta agar TAP menyurati organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersangkutan jika membutuhkan data-data. Bukan memanggil dan memimpin rapat langsung dengan OPD-OPD tersebut.
     
    "TAP ini memberikan arahan dan masukannya langsung ke Gubernur saja. Setelah itu baru Gubernur menggelar rapim dengan Asda dan para OPD menyelaraskan hasil masukan TAP tersebut. Ini yang kita harapkan," paparnya.
     
    Pihaknya ingin gubernur yang lebih memutuskan apa yang sudah dituangkan dalam rencana pembangunan Jabar tersebut. "Sinergitas juga harus dibangun antara DPRD dan pemprov karena statusnya bersama-sama menjalankan roda pemerintahan," kata dia.
     
    Selanjutnya, kata Syahrir, pada pertemuan berikutnya pekan depan, pihak pemprov akan diminta memperlihatkan indikator percepatan tersebut dan periodiknya, sasarannya, dan capaian target percepatannya terukur dengan jelas.
     
    "Dan kami minta peran serta ASN lebih dilibatkan lagi dan mereka kinerjanya juga sudah profesional karena kita di Jabar kan punya BPSDM Jabar, di sana para ASN ini baik provinsi dan kab kota di didik untuk peningkatan-peningkatan SDM dan leadership-nya. Mari kita dukung ASN Jabar yang profesional, yang bisa dengan baik melayanin masyarakat," ujar dia.
     
    Pada kesempatan sama, Daud Achmad mengatakan, secara garis besar DPRD meminta batasan waktu kerja TAP karena bersifat ad hoc. Yang kedua, Dewan meminta matriks indikator-indikator target kinerja yang perlu dikejar dalam kurun waktu tertentu, sehingga diperlukan TAP untuk membantu Pemprov mempercepat pencapaian target tersebut. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bapera Jabar Hadir untuk Mengelola Kepemimpinan Pemuda
    Untuk Vaksinasi Covid-19, Jabar Siapkan 1.462 Kulkas Vaksin dan 1.090 Vaksinator
    Kuliner dan Pertanian, Sektor UMKM yang Bertahan di Masa Pandemi Covid-19
    Mari Terbiasa Hidup Berdampingan dengan Virus
    SPSI Desak Pempov Jabar Revisi SK UMK Tahun 2021
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads