Hot News


Opini


    Pemkot Wajibkan Perusahaan Infokan Lowongan Kerja



    Pemkot Wajibkan Perusahaan Infokan Lowongan Kerja
    Sejumlah buruh saat keluar pabrik net
    JuaraNews, Bandung - Pemkot Bandung mewajibkan perusahaan di Kota Bandung untuk melapor kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) jika ada lowongan kerja di perusahaannya. 
     
    Kewajiban tersebut diatur dalam Pasal 29 Peraturan Daerah (Perda) No 4/2018.
     
    Kepala Disnaker Kota Bandung Asep C Cahyadi mengungkapkan, aturan itu merupakan bentuk upaya pemerintah dalam mengatasi kesenjangan tenaga kerja. Menurutnya, setidaknya ada 3 faktor yang membuat angka pengangguran sulit diturunkan.
     
    Pertama, informasi lowongan kerja belum terinformasikan dengan baik. Untuk itu, Disnaker meminta kepada para pelaku usaha untuk melapor jika akan membuka lowongan kerja. Laporan tertulis juga disampaikan jika lowongan tersebut telah terserap.
     
    “Makanya ada penguatan dalam Perda Nomor 4 Tahun 2018. Semua perusahaan di Kota Bandung wajib mengumumkan jika ada lowongan kerja. Kalau tidak, sanksinya juga berat, ada pidana dan perdata,” jelas Asep dalam Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Jalan Aceh Kota Bandung, Kamis (21/3/2019).
     
    Faktor kedua adalah ketidaksesuaian antara keterampilan yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan keterampilan yang dimiliki oleh calon tenaga kerja. Sedangkan faktor ketiga adalah jumlah lowongan kerja yang terbatas. 
     
    27 Persen Pencari Kerja Bergelar Sarjana
    Berdasarkan hasil survei BPS tahun 2018, terdapat 96 ribu orang di Kota Bandung yang tengah mencari pekerjaan, sekitar 27% di antaranya bergelar sarjana.
     
    “Biasanya kalau mereka itu melihat spesifikasi pekerjaan dan gaji minimal UMR. Kalau tidak begitu biasanya (sarjana) kurang berminat,” ujar Asep.
     
     
    Karena itu, Disnaker mengoptimalkan aplikasi dan website BIMMA (Bandung Integrated Manpower Management Application). Aplikasi tersebut memuat lowongan pekerjaan yang terus diperbaharui. Aplikasi ini sudah bisa diunduh oleh ponsel berbasis Android.
     
    Pada tampilan web, aplikasi ini juga menyajikan beragam informasi tentang pengembangan sumber daya manusia. Tak hanya lowongan kerja tetapi juga informasi pelatihan dan data ketenagakerjaan. Warga bisa mengakses informasi tersebut di disnaker.bandung.go.id. 
     
    Selain itu, Disnaker juga terus membina dan melatih agar para pencari kerja mau untuk berwirausaha. Selain bisa lebih mandiri, wirausaha juga bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain.
     
    Cara-cara Disnaker itu terbukti telah mampu menurunkan angka pengangguran. Pada 2016, sebanyak 107 ribu orang tidak bekerja. Angka tersebut menurun di tahun 2017 menjadi 102 ribu orang. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Resmi Ditutup, Transaksi WJIS Rp6,5 Triliun
    Transaksi WJIS 2021 capai Rp6,5 Triliun, Pemprov Jabar Kawal Kelanjutan Investasi
    Ini Proyek yang Ditawarkan pada Investor di WJIS 2021
    1.100 Investor Jajaki Investasi di Jabar
    Pemerintah Anggarkan Rp400 Triliun untuk Bangun Kawasan Rebana dan Jabar Selatan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads