web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Konektivitas Jalan di Jabar tak Sampai 50 Persen
    net ilustrasi

    Konektivitas Jalan di Jabar tak Sampai 50 Persen

    JuaraNews, Bandung - Tingkat kemantapan jalan provinsi di Jabar mencapai 98,9 persen pada akhir 2018, tapi tingkat konektivitasnya tidak lebih dari 50 persen.
     
    Untuk itu, Pemprov Jabar berupaya terus untuk meningkatkan konektivitas jalan antarkota/kabupaten di Jabar.
     
    Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jabar A Koswara mengungkapkan, kemantapan jalan tersebut hanya bagian dari indikator konektivitas jalan. Karenanya untuk meningkatkan angka konektivitas, tidak hanya jalan milik provinsi yang diperhatikan kuantitas dan kualitasnya, tapi juga jalan milik kabupaten/kota.
     
    Koswara mencontohkan, antara 2 kota/kabupaten di Jabar terhubung oleh 10 ruas jalan. Namun, jalan yang berkondisi baik hanya 2 ruas jalan yang merupakan jalan provinsi dan nasional. Sementara 8 ruas jalan lainnya terlalu sempit atau berkualitas buruk. Biasanya jalan tersebut merupakan miik kabupaten atau desa.
     
    Di beberapa kabupaten di Jabar juga ada 2 kecamatan yang letaknya berdampingan, tapi harus mengakses jalan melalui kecamatan bahkan kabupaten lainnya terlebih dulu untuk bisa terkoneksi. Seperti di Kabupaten Garut, warga Singajaya harus memutar melewati Cikajang dan Cisompet lebih dulu untuk sampai Pameungpeuk lewat jalan berkualitas baik. Warga Garut Kota pun masih banyak yang melewati Kabupaten Bandung untuk mencapai Cisewu yang masih Kabupaten Garut.
     
    "Jalan tersebut nilai konektivitasnya rendah. Masalahnya di Jabar, database mengenai konektivitas jalan ini belum lengkap. Kita sedang menyiapkan big data mengenai semua jalan. Tidak hanya jalan nasional dan provinsi, tapi jalan kabupaten dan kota," kata Koswara dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Kamis (21/3/2019).
     
    Koswara menegaskan, Jabar selatan menjadi perhatian khusus dalam peningkatan konektivitas jalan tersebut, karena tidak sebaik di kawasan tengah dan utara. Pasalnya pada awalnya pengembangan jalan di selatan Jabar sebagian besar ditujukan untuk pariwisata dan hutan lindung. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Presiden Jokowi Serahkan TKDD 2020 untuk Jabar
    Wagub Jabar: Hari Aksara Internasional Jadi Momentum Berantas Buta Huruf
    Indramayu Daerah Paling Rawan Pelanggaran Pilkada
    Antisipasi Kecurangan Pilkada, Bawaslu Siapkan Sekolah Kader Pengawas
    Pengamat: Pemerintah Perlu Gandeng Perguruan Tinggi Kaji Pilkada Langsung

    Editorial


    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Minggu (10/11/2019) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.