web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Emil Ingin Transaksi di Bapenda Dilakukan Online
    net Emil memukul bedug tanda saat Masjid Al Akhya

    Emil Ingin Transaksi di Bapenda Dilakukan Online

    JuaraNrws, Bandung - Gubernur Jabar Kamil menginginkan semua transasksi dalam pelayanan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar dilakukan secara onliine, tidak lagi menggunakan metode transaksi tunai.
     
     
    Emil pun berpesan agar pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan. Kepada jajaran Bapenda di seluruh Jabar, Emil menekankan 3 hal. Pertama, Bapenda untuk mengerahkan para ketua RT atau RW melakukan door to door ke rumah warga mengingatkan bagi yang belum membayar pajak.
     
    Kedua, Bapenda harus sudah tidak ada lagi pelayanan dengan metode transaksi tunai. Semua urusan pembayaran diharuskan secara online. 
     
    "Saya tidak mau lagi mendengar ada cerita urusan-urusan masih cash-cash-an," ujar Emil saat peresmian secara simbolis gedung baru kantor Pusat Pengelolaan pendapatan Daerah wilayah Kota Banjar dan Kabupaten Sumedang dan peresmian Masjid Al Akhyar Bandung di halaman Kantor Bapenda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Selasa (19/03/2019).
     
    Ketiga, sudah melakukan inovasi pembayaran pajak melalui platform belanja online dan minimarket, Emil tetap menginginkan Bapenda berinovasi menyesuaikan dengan kebiasaan warga. Bila memungkinkan, Bapenda membuat aplikasi cek fisik kendaraan dengan tidak ada pertemuan antara kepolisian dengan wajib pajak.
     
    "Cari lagi platform-platform yang biasa digunakan oleh warga, bahkan cek fisik kendaraan di Kepolisian kalau bisa tidak harus bertemu oleh sebuah cara teknologi, coba kita pikirkan," ungkap Emil.
     
    Sementara itu, terkait masjid yang baru diresmikan, Emil menilai kedua bangunan kantor Bapenda tersebut terlihat maju dan futuristik. "Saya lihat arsitektur gedungnya bagus, saya nilai 8 sebagai arsitek, ini terasa menjadi negara yang makin maju," ucap Emil.
     
    Emil pun berpesan agar masjid tersebut tidak boleh kosong, harus banyak kegiatan kajian-kajian islam di luar pelaksanaan salat. Emil menegaskan, pembangunan masjid di kantor pemerintahan merupakan salah satu perwujudan visi yang sedang dikejar, yaitu mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin.
     
    "Masjid ini harus penuh juga dengan kajian, jangan hanya salat 5 waktu. Kan ini pakai uang rakyat, jadi Sabtu-Minggu tidak ada dinas, masjid harus ramai. Nanti dicari kajian-kajian yang menyejukkan karena konsep Islam Jabar adalah Islam yang ramah," pungkasnya. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Emil Minta KPU Evaluasi Pemilu yang Memakan Korban
    Pemprov Jabar Beri Santunan Petugas KPPS yang MD
    Tol Cisumdawu Seksi Dua di Persiapkan Untuk Mudik
    Besok, Emil Undang Ahliwaris KPPS Pemilu 2019
    Cek Kesiapan Pemilu,Emil Gelar Konferensi Video

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.