Emil Ingin Transaksi di Bapenda Dilakukan Online - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Emil Ingin Transaksi di Bapenda Dilakukan Online
    net Emil memukul bedug tanda saat Masjid Al Akhya

    Emil Ingin Transaksi di Bapenda Dilakukan Online

    JuaraNrws, Bandung - Gubernur Jabar Kamil menginginkan semua transasksi dalam pelayanan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar dilakukan secara onliine, tidak lagi menggunakan metode transaksi tunai.
     
     
    Emil pun berpesan agar pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan. Kepada jajaran Bapenda di seluruh Jabar, Emil menekankan 3 hal. Pertama, Bapenda untuk mengerahkan para ketua RT atau RW melakukan door to door ke rumah warga mengingatkan bagi yang belum membayar pajak.
     
    Kedua, Bapenda harus sudah tidak ada lagi pelayanan dengan metode transaksi tunai. Semua urusan pembayaran diharuskan secara online. 
     
    "Saya tidak mau lagi mendengar ada cerita urusan-urusan masih cash-cash-an," ujar Emil saat peresmian secara simbolis gedung baru kantor Pusat Pengelolaan pendapatan Daerah wilayah Kota Banjar dan Kabupaten Sumedang dan peresmian Masjid Al Akhyar Bandung di halaman Kantor Bapenda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Selasa (19/03/2019).
     
    Ketiga, sudah melakukan inovasi pembayaran pajak melalui platform belanja online dan minimarket, Emil tetap menginginkan Bapenda berinovasi menyesuaikan dengan kebiasaan warga. Bila memungkinkan, Bapenda membuat aplikasi cek fisik kendaraan dengan tidak ada pertemuan antara kepolisian dengan wajib pajak.
     
    "Cari lagi platform-platform yang biasa digunakan oleh warga, bahkan cek fisik kendaraan di Kepolisian kalau bisa tidak harus bertemu oleh sebuah cara teknologi, coba kita pikirkan," ungkap Emil.
     
    Sementara itu, terkait masjid yang baru diresmikan, Emil menilai kedua bangunan kantor Bapenda tersebut terlihat maju dan futuristik. "Saya lihat arsitektur gedungnya bagus, saya nilai 8 sebagai arsitek, ini terasa menjadi negara yang makin maju," ucap Emil.
     
    Emil pun berpesan agar masjid tersebut tidak boleh kosong, harus banyak kegiatan kajian-kajian islam di luar pelaksanaan salat. Emil menegaskan, pembangunan masjid di kantor pemerintahan merupakan salah satu perwujudan visi yang sedang dikejar, yaitu mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin.
     
    "Masjid ini harus penuh juga dengan kajian, jangan hanya salat 5 waktu. Kan ini pakai uang rakyat, jadi Sabtu-Minggu tidak ada dinas, masjid harus ramai. Nanti dicari kajian-kajian yang menyejukkan karena konsep Islam Jabar adalah Islam yang ramah," pungkasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Dampingi Presiden Resmikan Mall, Emil Siapkan Tatanan Normal Baru di Jabar
    Cegah Arus Balik, Penyekatan Perbatasan di Jabar Ditingkatkan
    Tekan Potensi Penyebaran COVID-19 Setelah Idulfitri dengan Tes Massif
    Bani Muhyiddin Pagelaran Tetap Jaga Silaturahmi di Tengah Pandemi Covid-19
    ASN Pemda Provinsi Jabar Mulai Bekerja
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads