web stats service from statcounter

Hot News


  • Total Sudah 442 Perusuh Ditangkap Polisi
    Total Sudah 442 Perusuh Ditangkap Polisi
    • 24 Mei 2019 | 05:36:00 WIB

    MABES Polri mengaku menangkap 442 orang yang diduga perusuh dalam aksi di depan Bawaslu, Jakarta pada Selasa (21/5/2019) hingga Kamis (23/5/2019) .

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Emil : Jadilah Manusia Terbaik & Penuh Manfaat
    Humas/Jabar

    Emil : Jadilah Manusia Terbaik & Penuh Manfaat

    • Senin, 25 Februari 2019 | 18:28:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung-Pada 25 Februari 1944 (1 Rabi'ul Awwal 1365 H) atau 75 tahun lalu, Pesantren Sukamanah di Tasikmalaya menjadi saksi gugurnya 86 syuhada yang dipimpin KH. Zainal Mustafa. Ketika itu Zainal Mustafa bersama para santrinya itu berperang melawan kebathilan penjajahan Jepang.

    Atas perjuangannya itu, KH. Zainal Mustafa dianugerahi gelar Pahlawan Nasional dengan SK Presiden Nomor: 064/TK Tahun 1972 Tanggal 20 November 1972.

    Sebagai upaya untuk melanjutkan dan mempertahankan perjuangan KH. Zainal Mustafa, kita bisa lakukan dengan cara berjuang menjadi manusia terbaik, serta memberikan manfaat banyak untuk masyarakat.

    Hal itu dikatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat menghadiri acara Peringatan Perjuangan Pahlawan Nasional KH. Z Mustafa ke-75 dan Tasyakur Hari Jadi Pesantren Sukamanah ke-92 di Pondok Pesantren KH. Z Mustafa Sukamanah, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (25/2/2019).

    "Oleh karena itu, perjuangan KH. Zainal Mustafa sampai kapanpun harus kita pertahankan, sampai kapan pun harus kita lanjutkan perjuangannya. Dengan cara kita menjadi manusia terbaik di zaman ini dengan memberikan kebermanfaatan," kata Emil

    Lanjut Emil, hidup bukanlah soal urusan menang atau kalah. Hidup itu adalah semangat memperjuangkan keyakinan tentang sebuah kebenaran.

    "Kalau Almarhum Musyahid KH. Zainal Mustafa hanya menghitung untung rugi tidak akan melakukan apa yang diputuskan saat itu," ujar Emil.

    KH. Zainal Mustafa lahir di Kampung Bageur, Cimerah, Singaparna, Tasikmalaya pada 1 Januari 1899. Ia adalah pejuang pertama Islam asal Jawa Barat dengan nama kecil Hudaemi. Di usianya yang masih muda, yakni 26 tahun, Zainal Mustafa muda telah mendirikan Pondok Pesantren Sukamanah yang masih berdiri hingga saat ini.

    Ditempat yang sama, Bagi Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, KH. Zainal Mustafa tidak hanya sekadar ulama. Namun, juga manusia cerdas dan penuh dengan keberanian. Melalui semangat perjuangan Hudaemi, Ade berharap bisa diaktualisasikan dalam kehidupan saat ini.

    "Saya percaya bahwa KH. Zainal Mustafa bukan hanya ulama, tapi manusia cerdas dan penuh dengan keberanian, Berani menegakkan kebenaran dan perlawanan kepada tentara Jepang saat itu," tutur Ade yang turut hadir dalam acara peringatan perjuangan KH. Zainal Mustafa.

    Ade menambahkan, bahwa peringatan perjuangan KH. Zainal Mustafa ini memiliki makna tidak hanya bersyukur kepada Allah SWT. Namun, menjadi kewajiban kita untuk berterimakasih kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk bangsa ini. (*).

    bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Total Sudah 442 Perusuh Ditangkap Polisi
    Korban Tewas Kerusuhan Bertambah menjadi 8 Orang
    Polisi Tetapkan 257 Tersangka Kerusuhan 22 Mei
    BPN Prabowo-Sandi Tolak Hasil Rekapitulasi KPU
    Pempov Jabar Minta Pemkad Subang Buat Perda Sawah

    Editorial


    • Marhaban Ya Ramadan
      Marhaban Ya Ramadan

      DATANGNYA bulan suci Ramadan ini begitu istimewa bagi kaum muslimin. Banyak makna yang terdapat di Bulan Puasa ini.