web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Tanah Pasundan Harus Steril Dari HGU Milik Swasta
    JuaraNews/Abdul Basir

    Tanah Pasundan Harus Steril Dari HGU Milik Swasta

    • Minggu, 24 Februari 2019 | 12:46:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung-Koordinator Wilayah (Korwil) Sahabat Rakyat Indonesia (SRI) Jawa Barat, Dadan Mutaqien, menyatakan, Tanah Pasundan harus steril dari HGU (Hak Guna Usaha) Swasta. Hal tersebut dikarenakan tanah merupakan jantung kehidupan masyarakat Jawa Barat.

    Hal tersebut dikatakan, dadan dalam diskusi yang digelar SRI bersama Gerakan Pemuda Tani (Gempita) Jawa Barat, dengan mengusung tema "Lahan HGU untuk Rakyat Pasundan, Peluang Redistribusi Lahan Cendana untuk kesejahteraan rakyat" di Jalan Tamblong, Kota Bandung, Sabtu, (25/2/2019).

    "Tentunya kami ingin, HGU yang dikuasai swasta di Jawa barat segera di kembalikan ke negara," ucap Dadan.

    Oleh karena itu, Dadan mengatakan pemerintah harus berani mengambil alih lahan HGU di Jawa Barat, satu diantaranya lahan HGU yang dirampas penguasa zaman orde baru (Orba).

    "Mendesak peran negara agar lahan yang dirampas oleh Orba dan masih dikuasai oleh mereka segara dikembalikan ke pemiliknya," ucapnya.

    Senada dengan Dadan, Perwakilan Gempita Jawa Barat, Santoso mengungkapkan peran serta pemerintah saat ini dalam mengambil alih HGU demi kepentingan masyarakat khususnya petani di Jawa Barat sangatlah diperlukan.

    "Pemerintah harus tampil dengan kewenangannya pemerintah bisa memfasilitasi apa yang nanti akan diperjuangkan oleh teman-teman. Karena kita mengetahui HGU yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan swasta banyak sudah habis HGU nya tetapi masih dikuasai," tuturnya.

    Menurutnya, Presiden Jokowi juga sudah memberikan sinyal pada Debat Pilpres ke-dua terkait dengan HGU yang dikuasai swasta.

    "Saya melihat hasil debat pilpres ini dalam tanggapan saya, pak jokowi pesan dan kesan silahkan anda bergerak asalkan dengan data yang jelas. Saya tanggap begitu, dengan adanya sinyal pak jokowi ini, kita akan menempuh prosedur-prosedur sesuai aturan main tentang kepemilikan HGU di Jawa Barat khususnya," ujar Santoso.

    Selanjutnya, Koordinator Kampanye Gempita wilayah jawa Barat, Budi Junto menyebutkan penguasaan lahan di Jawa Barat satu diantaranya oleh keluarga cendana, di kabupaten karawang Tanah seluas 2.789.951 M2 milik Tommy Soeharto, Tanah seluas 53 ribu hektar atas nama PT Citra Bumi Indah Persada pimpinan Siti Hardiyanti Rukmana, kabupaten garut. Tanah seluas 7.750 hektar milik PT Condong garut, Indra rukmana, lalu 124 ribu M2 milik Ratnawati Hardjojudanto (istri Sigit Hardjojudanto, di kabupaten bogor 2247 he dimiliki keluarga rezim Orba.

    Oleh karena itu, Budi menegaskan, jika pemerintah berhasil mengambil alih HGU di Jawa Barat, seyogyanya HGU tersebut diperuntukkan untuk kehidupan petani-petani yang ada di Jawa Barat.

    "Masyarakat petani harus punya kehidupan yang layak dan ini sebuah kewajiban dari pemerintah untuk memfasilitasi itu, Saya lebih setuju kolektif petani karena kalau petani masing-masing individu bisa berabe juga sedikit sedikit petani menjual dan tidak memiliki lahan lagi," pungkasnya.(*)

    bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Terkait


    Berita Lainnya


    Dirjen PPR Gelar Sosialisasi Pengelolaan APBN
    Perubahan Nama BIJB,Wagub Ikut Kesepakatan Bersama
    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Pemprov Jabar Dorong Percepatan Tol Cisumdawu
    DPRD Jabar Usulkan Penambahan Pimpinan

    Editorial