web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Surat Suara di Cirebon Rusak,KPU Ada Sedikit Lalai
    Net Surat suara rusak di Cirebon

    Surat Suara di Cirebon Rusak,KPU Ada Sedikit Lalai

    • Kamis, 14 Februari 2019 | 11:26:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung- Ribuan kotak suara pemilu di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat rusak akibat terendam air hujan, Berdasarkan hasil penghitungan KPU Kabupaten Cirebon selama empat hari mulai dari Sabtu (9/2-2019) hingga Selasa (12/2-2019), ada sebanyak 2.298 kotak suara rusak akibat hujan.

    Komisioner KPU Jabar Divisi Logistik Nina Yuningsih mengatakan ada sedikit lalai dibalik musibah, rusaknya kotak suara pemilih umum mendatang.

    "Ada sedikit lalai, dalam pemeliharaan, karena terjadi hujan di malam hari, dan baru diketahui pagi-pagi," kata Nina kepada wartawan di ruang kerjanya Gedung KPU Jabar Jalan Bandung, Kamis (14/2-2019).

    Sedikit lalai yang dimaksud Nina, ada beberapa kotak suara pemilihan umum yang terkena air hujan tersebut, ternyata karena diletakkan tanpa menggunakan alas. Padahal sesuaui, standar operasional prosedurnya (SOP) --kotak suara harus dialas dengan menggunakan bahan palet.

    "Dia tidak melaksanakan prosedur itu! Ya, memang hanya sebagian sih, karena memang belum dikirim oleh penyedia. Pada waktu itu, belum semuanya dikirim," jelasnya.

    Terkait apakah akan ada penggantian, Nina mengatakan kalau sepanjang masih layak, tidak akan diganti. Kalau memang tidak

    Ditanya apakah akan ada penggantian kotak suara rusak, Nina menjelaskan kalau masih layak tidak akan diganti, tetapi kalau sudah tidak layak lagi karena penyok, robek akibat efek dari kena lumpur akan ada diajukan penggantian ke KPU RI.

    "Ada sebagian yang sudah tidak layak lagi, dan sudah dibuatkan permohonan penggantiannya oleh KPU Kabupaten Cirebon, dan permohonan tersebut sudah diteruskan KPU Jabar ke KPU RI," jelasnya.

    Sementara itu, ketua KPU Kabupaten Cirebon, Saefuddin Jazuli mengatakan, masih ada beberapa kontak suara yang masih utuh, dipindahkan ke tempat lainnya yang masih salam satu komplek gudang tersebut.

    "Iya jumlahnya sudah fiks 2.298. Yang tidak rusak kita amankan. Kita juga sudah dapat rekomendasi dari Bawaslu untuk pindah tempat. Namun kita belum dapat tempatnya, saat ini sedang kita cari tempatnya. Tapi semua kita hentikan prosesnya kita cari lokasi yang lebih baik," katanya. (*)

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Surat Suara di Cirebon Rusak,KPU Ada Sedikit Lalai
    Sutrisno Mundur dari Posisi Ketua PDIP Majalengka
    Debat Publik Diharapkan Beri Informasi soal Paslon

    Editorial