web stats service from statcounter
Presiden Serahkan 115 Sertifikat Wakaf
Presiden saat menyerahkan sertifikat wakaf

Presiden Serahkan 115 Sertifikat Wakaf

  • Jumat, 8 Februari 2019 | 20:39:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Bandung- Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Cianjur, menyerahkan sertifikat wakaf kepada 115 penerima. Penyerahan dilakukan usai Shalat Jumat di Masjid Al Ittihad Pondok Pesantren Al Ittihad, Jl. Raya Bandung, Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jumat (8/2/2019)

Didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Presiden Jokowi secara simbolis menyerahkan sertifikat tersebut kepada 12 lembaga penerima. Para penerima berasal dari daerah Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Sukabumi.

Presiden menjelaskan bahwa pihaknya sengaja memerintahkan Kementerian ATR/BPN RI mempercepat sertifikasi tanah khususnya tanah wakaf. Karena menurutnya, setiap kali dia ke daerah sering mendapat keluhan adanya sengketa lahan.

"Utamanya yang berkaitan dengan tanah wakaf, karena masjidnya, pondoknya belum memiliki tanda bukti hak hukum atas tanah, yaitu sertifikat," ujar Presiden.

"Oleh sebab itu, saya perintahkan kepada Kementerian ATR/BPN untuk menyelesaikan sertifikat yang berkaitan dengan masjid, pondok pesantren, atau tempat pendidikan lainnya. Untuk itu, kita berikan sertifikat untuk mengurangi sengketa lahan," lanjutnya.

Ada 800 ribu lebih mushola dan masjid di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, hampir 70%-80% belum bersertifikat. Pemerintah sendiri melalui Kementerian ATR/BPN menargetkan 2024 mendatang seluruh tanah di wilayah Jawa Barat akan bersertifikat.

Salah seorang penerima, yakni Ketua DKM Masjid At Tohariyah di Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Emuh Muchtar, mengaku gembira bahwa masjid yang dipimpinnya telah memiliki sertifikat wakaf. Dia pun bangga bisa menerima sertifikat dan bertemu langsung dengan Presiden Jokowi.

Kata Emuh, sertifikat tersebut bisa menjadi tanda bukti hukum yang sah bagi lembaga masjid yang dipimpinnya. Selain itu, sertifikat tersebut menjadi bukti tertib administrasi Masjid At Tohariyah.

"Sertifikat ini supaya kita bisa tertib administrasi dan menjadi tanda bukti, karena sebelumnya memang belum tersertifikat (tanahnya)," ujar Emuh saat ditemui Tim Peliput Humas Jabar.

Awalnya Emuh mengetahui tentang program sertifikasi tanah wakaf dari pemerintah setelah pihaknya mendapat sosialisasi dari RW setempat. Tak lama setelah pengajuan, pihak BPN Kota Sukabumi pun datang ke masjid untuk mengukur luas tanah wakaf yang mencapai sekitar 70 m2.

"(Sertifikat) Akan kami simpan untuk generasi yang akan datang, supaya tahu bahwa ini (tanah masjid) adalah tanah wakaf. Jadi, kami sangat berterimakasih kepada pemerintah," tandasnya (*)

Oleh: abdul basir / bas

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Pemprov Jabar Terus Dorong Pemulihan Lingkungan di KBU
Kurangi Pengangguran, Disnakertrans Jabar gelar Job Fair Milenial Festival 2019
Jadi Menko Perekonomian dan Ketum Golkar Airlangga disarankan Tunjuk Wakil Golkar
Silaturahmi dengan Kang DS, Masyarakat 3 Kecamatan Berharap Pelabaran Jalan Soreang-Rancabali
Jabar Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Peduli Penyiaran di Anugerah KPI 2019

Editorial


  • Teladani Semangat Pahlawan
    Teladani Semangat Pahlawan

    HARI Minggu (10/11/2019) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.