web stats service from statcounter

Hot News


  • Cek Kesiapan Pemilu,Emil Gelar Konferensi Video
    Cek Kesiapan Pemilu,Emil Gelar Konferensi Video
    • 16 April 2019 | 20:45:00 WIB

    CEK kesipan Pemilu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggelar konferensi video atau video conference dengan 27 kepala daerah kota/kabupaten seluruh Jawa Barat

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Kemenhub Evaluasi Penerapan Bagasi Berbayar
    net ilustrasi

    Kemenhub Evaluasi Penerapan Bagasi Berbayar

    • Selasa, 5 Februari 2019 | 18:21:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memutuskan untuk mengevaluasi penerapan bagasi berbayar di perusahaan penerbangan Lion Air dan Wing Air.

    Sedangkan, penerapan bagasi berbayar di anak perusahaan Garuda Indonesia, yakni maskapai Citilink, yang rencananya berlaku mulai 8 Februari 2019, ditunda.

    "Menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait penerapan bagasi berbayar, berdasarkan hasil evaluasi penerapan bagasi berbayar oleh PT Lion Mentari Airlines dan PT Wings Abadi Airlines pada 31 Januari 2010, telah ditemukan beberapa hal yang harus ditindaklanjuti. Hal tersebut guna meningkatkan pelayanan terkait bagasi berbayar kepada pengguna jasa layanan angkutan Udara," papar Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti saat coffee morning di Jakarta, Jumat (1/2/2019).

    Dia menjelaskan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah terkait penerapan bagasi berbayar. Salah satunya dengan melakukan evaluasi penerapan tersebut. "Kami telah melakukan evaluasi, terhadap penerapan bagasi berbayar yang telah dilakukan oleh PT Lion Mentari Airlines dan PT Wings Abadi Airlines, langkah tersebut kami lakukan setelah mendapatkan masukan dari Komisi V atau Komisi Infrastruktur dan Perhubungan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rapat Kerja hari Selasa, 29 Januari 2019 yang lalu," tutur Polana.

    Dia mengatakan, beberapa hal yang harus ditindaklanjuti oleh PT Lion Mentari Airlines dan PT Wings Abadi Airlines yaitu, masih banyaknya pengguna jasa angkutan udara yang belum memahami tata cara pembelian bagasi melalui prepaid, sehingga penumpang banyak membeli di check in counter dengan harga Excess Baggage Ticket (EBT) yang jauh lebih tinggi. Hal tersebut menimbulkan keluhan dari para penumpang.

    Selanjutnya, terkait Tarif Bagasi Berbayar prepaid yang belum disosialisasikan dengan baik sehingga masyarakat belum mengetahui besaran harganya. "Kemudian pembelian bagasi berbayar prepaid melalui website PT Lion Mentari Airlines masih terdapat beberapa kekurangan tampilan pada sistem. Di antaranya pembelian bagasi berbayar untuk penerbangan langsung, transit dan transfer yang dilakukan oleh PT Lion Mentari Airlines, PT Wings Abadi Airlines dan PT Batik Air atau kombinasinya," ujarnya.

    Poin selanjutnya adalah agar setiap keluhan penumpang terkait bagasi berbayar dapat ditindaklanjuti secara proporsional dengan menyampaikan tindak lanjut yang dilakukan. Hal tersebut menjadi suatu informasi yang mengedukasi penumpang, melalui media elektronik, media cetak maupun media sosial.

    "Terakhir, melakukan sosialiasi dengan membuat infografis mengenai daftar harga tarif prepaid maupun EBT untuk semua rute yang dilayani dan batasan bagasi prepaid yang dapat dibeli oleh penumpang," jelas Polana.

    Polana berharap agar poin-poin evaluasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti, agar tidak terjadi polemik berkepanjangan diantara penumpang dan pihak airlines. "Kami berharap agar PT Lion Mentari Airlines dan PT Wings Abadi dapat segera melaksanakan hasil evaluasi agar terjadi keseimbangan dan tidak memberatkan masyarakat serta menjaga kelangsungan maskapai penerbangan," tuturnya.

    Soal kebijakan penerapan bagasi berbayar hanya Citilink saja yang ditunda, Polana mengatakan bahwa Citilink ini baru mengajukan dan Kemenhub belum memberlakukan. "Sedangkan Lion sudah memberlakukan bagasi berbayar tersebut dan nantinya akan dievaluasi," pungkasnya. (*)

    ude

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Pengurus Kadin Jabar Periode 2019-2024 di Lantik
    PT. KAI Luncurkan Kabin Lokomotif untuk Masinis
    Peringati HUT BUMN Ke-21,Pindad Gelar Fun Walk
    PT.KAI Tambah 29.456 Kursi Untuk Mudik Lebaran
    BCC : Wahana Bermain Edukatif hadir di Bandung

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.