APK Jokowi-Amin Penuhi Bandung,Ada Pelanggaran? - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    APK Jokowi-Amin Penuhi Bandung,Ada Pelanggaran?
    JuaraNews/Abdul Basir APK Jokowi-Amin di Jalan Soekarno Hatta Bandung

    APK Jokowi-Amin Penuhi Bandung,Ada Pelanggaran?

    • Senin, 4 Februari 2019 | 19:00:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung-Menjelang pemilihan Presiden (Pilpres) Apri mendatang, Alat Peraga Kampanye (APK) capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf mulai terpampang di sejumlah ruas jalan Kota Bandung.

    Namun, tidak sedikit pemasangannya, terindikasi menyalahi aturan satu diantaranya pemasangan APK di pohon dengan cara dipaku, hingga penempatan APK ditempat yang seharusnya tidak boleh dipasang.

    Bedasarkan pantauan dilapangan, beberapa ruas jalan di Kota Bandung sudah terdapat puluhan poster capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf terpasang di pohon, tiang listrik dan tak sedikit pemasangannya menyalahi aturan, misalnya satu diantaranya di paku di pohon.

    Jika mengacu pada aturan PKPU No 23, 28, dan 33 tentang kampanye. Dalam pasal 31 ayat h disebutkan bahwa APK dan bahan kampanye dilarang ditempel di taman dan pepohonan.

    Pada pasal 34 ayat 5 juga disebutkan bahwa pemasangan APK harus mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan, dan keindahan kota.

    Menanggapi hal tersebut, Komisioner Bawaslu Kota Bandung, Farhatun Fauziyah mengatakan pemasangan APK dipaku di pohon sangat jelas melanggar aturan pemasangan APK yang tertuang dalam PKPU.

    "Itu melanggar perda kota bandung juga tentang k3 dan itu menjadi faktor kita awasi juga, pilpres iya sama," ucapnya, di Kota Bandung, Senin (4/2/2019)

    Farhatun pun menegaskan, jika sudah bahak rekomendasi APK yang melanggar pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Satpol-PP untuk melakukan penertiban.

    "Nanti kalau sidah banyak nanti kami kordinasikan dulu dengan pemasangnya, panwascam bisa langsung lapor ke pol pp dan rekomendasi ke bawaslu dan kami harus ada laporan. apa bila tiga hari tidak ada respon dari parpol dan tim kapanye kami akan rekomendasikan ke Satpol-PP untuk dilakukan penindakan," ungkapnya.

    Selanjutnya, Farhatun menambahkan seyogyanya para peserta dan tim relawan kontestasi politik baik Pileg maupun Pilpres mengindahkan aturan-aturan yang berlaku khususnya dalam pemasangan APK, sehingga hal tersebut dapat memberikan pendidikan politik yang baik juga bagi masyarakat.

    "Kami persilahkan kepada seluruh kontestan, capres dan pileg, asal ikuti ketentuan, berani memasang berani juga menertibkan dan juga ikuti peraturan kpu, perda di taati, jadikan kontestasi ini kan untuk masyarakat, kontestan harus memberikan pendidikan untuk masyarakat yang baik dan benar," pungkasnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Wagub Jabar Tinjau Kesiapan Masjid Agung Kota Tasikmalaya Jelang AKB
    Diseleraskan dengan DKI Jakarta, PSBB di Bodebek Kembali Berlanjut
    Aplikasi PIKOBAR Memuat Data Penerima Bansos
    DPRD Minta Pemerintah Segera Berikan Kejelasan Terkait Penutupan Pasar
    BRSPDSN Wyata Guna Salurkan Bansos Bagi Penyandang Disabiltas Netra Terdampak Covid19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads