web stats service from statcounter

Hot News


  • Motivasi Berlipat Raih Kemenangan
    Motivasi Berlipat Raih Kemenangan
    • 18 Juni 2019 | 12:39:00 WIB

    PERSIB melakoni laga pertama seusai libur Lebaran kontra PS Tira Persikabo pada laga tunda di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (18/6/2019) malam.

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Jabar Berencana Bentuk Dubes ke Seluruh Dunia
    Net Gedung Sate

    Jabar Berencana Bentuk Dubes ke Seluruh Dunia

    • Sabtu, 2 Februari 2019 | 14:00:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terus mematangkan program Diplomat Jabar sebagai Duta Besar yang akan mengetuk pintu diplomasi ke seluruh dunia. Bila sudah terbentuk, Dubes Jabar ini akan diutus oleh Gubernur ke negara yang ditentukan untuk menawarkan investasi, promosi ataupun kerjasama berbagai bidang.

    Ditemui usai menggelar pertemuan dengan mantan Dubes RI untuk Austria Darmansjah Djumala terkait program tersebut, di rumah dinasnya Gedung Pakuan Bandung, Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya membutuhkan Dubes yang mewakilinya untuk melobi negara lain. Ia pun sudah membicarakan hal ini kepada Menteri Luar Negeri RI Retno Mashudi dan mendapat respon positif.

    "Saya sudah bilang ke Bu Menlu bahwa ada sebuah kebutuhan yaitu Jabar butuh Dubes mewakili saya melobi negara yang diutus," kata Emil, di Gedung Sate,Jalan Diponegoro Kota Bandung, Sabtu (2/2/2019)

    Menurutnya, selama ini Pemprov Jabar belum memiliki orang yang fokus memahami diplomasi luar negeri. Anggaran pun telah Ia siapkan bila tim diplomat ini sudah terbentuk.

    "Orang yang memahami diplomasi luar negeri selama ini kami tidak punya, ya seperti Dubes Jabar lah. Nanti akan dianggarkan dan saya sudah izin ke Kemenlu," ungkap Emil.

    Ia menuturkan, saat ini lulusan SMK di Jabar banyak yang jadi pengangguran, padahal pendidikan vokasional sudah membekali keahlian khusus. Oleh karena itu pihaknya akan merubah kurikulum SMK yang relevan dengan kondisi dunia saat ini.

    "Saya mau merubah kurikulum SMK,  saya ingin belajar ke Jerman atau Austria dan Dubes ini nanti akan saya tugaskan. Ini salah satu contohnya di bidang pendidikan, intinya untuk kesejahteraan masyarakat Jabar," tutur Emil.

    Bila Dubes Jabar ini berhasil dibentuk Emil meyakini akan menjadi percontohan di Indonesia.

    "Kalau ini berhasil bisa jadi model untuk diterapkan di provinsi lain," ucapnya.

    Tahun 2018 lalu nilai investasi asing dan lokal Jawa Barat mencapai Rp 116 Triliun yang merupakan terbesar se-Indonesia. Hal ini menandakan kepercayaan atau referensi investor khususnya asing terhadap Jabar sangat baik terlebih infrastruktur penunjang di Jabar kini semakin lengkap.

    "Berarti sekarang kuncinya adalah jualan atau promosi yang akan dilakukan oleh Dubes Jabar," kata Emil. (*)

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Mantan Presiden Mesir Meninggal Dunia
    Wagub Jabar Monitoring PPDB via Command Center
    PPSDM Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas
    Prabowo-Sandi Ajukan 15 Petitum Permohonan
    Emil Puji Keberhasilan Operasi Ketupat Lodaya 2019

    Editorial