web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Seusai Diperiksa 4 Jam, Vanessa Resmi Ditahan
    net Vanessa seusai diperiksa di Mapolda Jatim

    Seusai Diperiksa 4 Jam, Vanessa Resmi Ditahan

    • Kamis, 31 Januari 2019 | 01:16:00 WIB
    • 0 Komentar

    WJtoday, Surabaya - Tersangka kasus prostitusi online Artis FTV, Vanessa Angel resmi ditahan Polda Jatim setelah menjalani pemeriksaan selama 4 jam, Rabu (30/1/2019).

    Perintah penahanan Vanessa Angel diterbitkan pukul 15.00 WIB, dan akan berlaku hingga 20 hari ke depan.

    "Terhitung mulai tanggal 30 Januari 2019 Vanessa Angel yang kita panggil hari ini sebagai tersangka, resmi kita lakukan penahanan. Terhitung mulai pukul 15.00 WIB, administrasi penyidikan terhadap penerbitan surat perintah penahanan sudah kita siapkan penahanannya," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, Rabu (30/1).

    Barung menjelaskan, penahanan Vanessa sudah sesuai dengan syarat objektif, berdasarkan pasal yang disangkakan padanya dan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. Selain syarat obyektif, penahanan artis FTV tersebuut juga dipertimbangkan dari syarat subjektif penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim.

    "Adapun alasan subjektif dari penyidik yaitu, satu yang bersangkutan (berpotensi) menghilangkan barang bukti, melarikan diri kemudian mengulangi perbuatannya," kata dia.

    Pertimbangan-pertimbangan penahanan Vanessa tersebut, kata Barung, juga bakal terlampir di surat perintah penahanan Vanessa.

    Vanessa sendiri pernah mangkir dalam 2 pemeriksaan sebelumnya dalam kewajibannya menjalani wajib lapor pascatertangkap tengah melayani pelanggan prostitusinya di sebuah hotel di Kota Surabaya, 4 Januari lalu. Setelah ditahan selama 24 jam untuk menjalani pemeriksaan, dia dibebaskan namun diwajibkan lapor selama 2 kali dalam sepekan.

    Selanjutnya setelah melakukan penyelidikan intensif terhadap para mucikari yang juga tertangkap, Vanessa ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Januari 2019 lalu. Vanessa dijerat Pasal 27 ayat 1 tentang UU ITE, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara. Vanessa terbukti menyebarkan konten porno berupa foto dan video kepada para mucikarinya untuk disebarkan kepada calon pelanggannya. (*)

    ude

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    MUI Jabar Berharap Programnya Disinergikan Wapres
    Gerindra Belum Siapkan Kader di Pilkada Jabar
    Pamor akan Daki Gunung di Jawa, Bali, & Lombok
    Revisi UU KPK Hasil Revisi DPR Resmi Berlaku Kamis Ini, BEM SI Gelar Demo Lagi
    UU KPK Hasil Revisi Berlaku Mulai Kamis Ini

    Editorial