web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Bawaslu Jabar Telusuri Media dan Tabloid Misterius
    JuaraNews/Abdul Basir Bawaslu Jabar tunjukan 4 tabloid dinilai Provokati

    Bawaslu Jabar Telusuri Media dan Tabloid Misterius

    • Sabtu, 26 Januari 2019 | 14:53:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung- Bawaslu Jabar membentuk gugus tugas atau tim khusus untuk menelusuri Media dan Tabloid Misterius yang beredar di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Barat yang merasahkan masyarakat.

    Dalam penelusur tersebut,Bawaslu akan melibatkan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) hingga Dewan Pers Jabar.

    Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah Dahlan mengatakan mengatakan, tujuan di bentuknya gugus tugas tersebut, untuk melakukan investigasi dan penelusuran terhadap isi konten tabloid dan media misterius yang beredar dengan begitu masif.

    "Ada 4 tabloid dan media yang beredar itu, Tabloid Indonesia Barokah, Pesantren Kita, Kaffah dan Ummat. Temuan kami diindikasikan kurang lebih ada sekitar 13.110.000 eksemplar sudah tersebar di 21 kabupaten/kota di Jawa Barat. Penyebarannya di masjid, pesantren dan lembaga pendidikan lain," ujar Abdullah di Kantor Bawaslu, Jalan Turangga, Kota Bandung. Sabtu (26/1/2019)

    Abdullah mengatakan, berdasarkan hasil kajian dan analisis tim gugus tugas, terkait materi yang dimuat dalam tabloid dan media tersebut, pada konteks kepemiluan tidak terdapat unsur yang dianggap melanggar ketentuan di dalam Undang-undang No.7 Tahun 2017 tentang pemilu.

    "Kalau (tabloid dan media misterius) dianggap sebagai produk pemberitaan harus mengacu kepada kode etik jurnalistik. Secara legalitas dan substansi berarti kewenangan Dewan Pers. Oleh karena itu kita menyerahkan ke Dewan Pers untuk ditindaklanjuti," tambahnya.

    Pihak Bawaslu juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap kritis dan cermat dalam menerima atau menyebarkan informasi yang beredar. Agar terhindar dari berita bohong atau pun konten negatif lainnya.

    Sebagaimana diketahui, Sejak 18 Januari 2019 telah beredar belasan ribu ekseplar dari media dan tabloid misterius di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Barat menjelang pileg dan pilpres 2019 mendatang. (*)

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Mahasiswa KKN UPI Gelar Pelatihan Menyikat Gigi
    Oded M Danial: Dirgahayu Paguyuban Pasundan
    Jabar Minta Penambahan Kuota Haji
    Lantik Dewan Pendidikan, Emil Titipkan 4 Dimensi
    Kecewa, Relawan Gurka Tarik Dukungan dari Emil

    Editorial