Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Putusan Presiden Tunisia soal Poligami Bikin Heboh
    net

    Putusan Presiden Tunisia soal Poligami Bikin Heboh

    JuaraNews, Bandung - Surat keputusan Presiden Tunisia tentang kebijakan kewajiban bagi setiap laki-laki untuk poligami, membuat heboh dunia maya.

    Dalam lembaran surat keputusan Presiden Tunusia itu berisi 5 poin dan kini menjadi perbincangan mayarakat di media sosial. Kabar tersebut diperkuat dengan gambar surat yang disebut-sebut berasal dari pemerintah Tunisia. Dalam foto tersebut terdapat sebuah dokumen yang bertuliskan huruf Arab, lengkap dengan stempel dan logo yang mirip dengan logo Pemerintahan Tunisia, serta tanda tangan Presiden Tunisia.

    Ada5 poin dari keputusan Presiden Tunisia yang viral tersebut. Pertama, Setiap laki-laki wajib menikah minimal 2 istri atau lebih. Kedua, negara Tunisia menanggung biaya pernikahan kedua. Ketiga, biaya hidup istri ke 2, 3, dan 4 di tanggung negara. Keempat , laki-laki yang menolak keputusan ini dikehakan hukuman penjara minimal 2 tahun. Dan kelima, wanita yang berusaha melarang suaminya menikah lagi dikenakan hukuman penjara minimal 1 tahun.

    Hanya Hoaks
    Kebenaran surat keputusan Presiden Tunisia tersebut pun dipertanyakan. Dari hasil penelusuran, gambar surat yang berisi tentang kebijakan poligami ternyata bukan dari situs resmi pemerintahan Tunisia. Foto itu diambil dari sebuah blog dengan domain gumilir.wordpress.com, yang bisa disimpulkan sebagai berita bohong atau hoaks.

    Sejarah kebijakan poligami di Tunisia sendiri, sejak 1956 secara resmi telah menghapuskan kebijakan poligami yang hingga saat ini belum dicabut. Tunisia bahkan menjadi negara Arab pertama yang menghapuskan poligami dari konstitusi negara atas perintah Presiden pertama Tunisia, Habib Bourguiba.

    Pemerintah Tunisia justru memberlakukan hukuman 1 tahun penjara dan denda 240 Dinar Tunisia atau setara Rp1,5 juta bagi orang yang menikahkan seseorang yang berpoligami. Sementara bagi para suami yang melakukan poligami, wajib memberikan uang bulanan kepada istri yang dipoligami dan anaknya sebesar 1.500 Dinar Tunisia (setara Rp8 juta) setiap bulan, hingga dia meninggal dunia. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pertanyaan Menggelitik: Apakah Covid-19 Benar-benar Ada?
    Populasi Serangga Makin Turun. Pertanda Kiamat Sudah Dekat? Ini Penjelasan Entomologis LIPI
    Hebat, Selandia Baru Sudah Menyatakan Bebas dari Covid-19
    Baju APD Buatan Indonesia Lolos ISO 16604 Class 3
    Seekor Bayi Gajah di Taman Safari Bogor Dinamai Covid19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Buku Wagun
      walikota

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads