web stats service from statcounter
Putusan Presiden Tunisia soal Poligami Bikin Heboh
net

Putusan Presiden Tunisia soal Poligami Bikin Heboh

JuaraNews, Bandung - Surat keputusan Presiden Tunisia tentang kebijakan kewajiban bagi setiap laki-laki untuk poligami, membuat heboh dunia maya.

Dalam lembaran surat keputusan Presiden Tunusia itu berisi 5 poin dan kini menjadi perbincangan mayarakat di media sosial. Kabar tersebut diperkuat dengan gambar surat yang disebut-sebut berasal dari pemerintah Tunisia. Dalam foto tersebut terdapat sebuah dokumen yang bertuliskan huruf Arab, lengkap dengan stempel dan logo yang mirip dengan logo Pemerintahan Tunisia, serta tanda tangan Presiden Tunisia.

Ada5 poin dari keputusan Presiden Tunisia yang viral tersebut. Pertama, Setiap laki-laki wajib menikah minimal 2 istri atau lebih. Kedua, negara Tunisia menanggung biaya pernikahan kedua. Ketiga, biaya hidup istri ke 2, 3, dan 4 di tanggung negara. Keempat , laki-laki yang menolak keputusan ini dikehakan hukuman penjara minimal 2 tahun. Dan kelima, wanita yang berusaha melarang suaminya menikah lagi dikenakan hukuman penjara minimal 1 tahun.

Hanya Hoaks
Kebenaran surat keputusan Presiden Tunisia tersebut pun dipertanyakan. Dari hasil penelusuran, gambar surat yang berisi tentang kebijakan poligami ternyata bukan dari situs resmi pemerintahan Tunisia. Foto itu diambil dari sebuah blog dengan domain gumilir.wordpress.com, yang bisa disimpulkan sebagai berita bohong atau hoaks.

Sejarah kebijakan poligami di Tunisia sendiri, sejak 1956 secara resmi telah menghapuskan kebijakan poligami yang hingga saat ini belum dicabut. Tunisia bahkan menjadi negara Arab pertama yang menghapuskan poligami dari konstitusi negara atas perintah Presiden pertama Tunisia, Habib Bourguiba.

Pemerintah Tunisia justru memberlakukan hukuman 1 tahun penjara dan denda 240 Dinar Tunisia atau setara Rp1,5 juta bagi orang yang menikahkan seseorang yang berpoligami. Sementara bagi para suami yang melakukan poligami, wajib memberikan uang bulanan kepada istri yang dipoligami dan anaknya sebesar 1.500 Dinar Tunisia (setara Rp8 juta) setiap bulan, hingga dia meninggal dunia. (*)

ude

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Daan Mogot, Pahlawan Nasional Termuda
5 Fakta Imlek yang Belum Banyak Diketahui Orang
Susi: Saya Senang, Berarti Dianggap Pintar Dong
Putusan Presiden Tunisia soal Poligami Bikin Heboh
Ini Masjid Tempat Salat Jumat setelah Proklamasi

Editorial