web stats service from statcounter

Hot News


  • Kiper Persib Ogah Kalah Lagi oleh PS Tira
    Kiper Persib Ogah Kalah Lagi oleh PS Tira
    • 18 Juni 2019 | 10:40:00 WIB

    KIPER Persib, I Made Wirawan mengaku kondisinya dalam keadaan bugar dan siap untuk menghadapi PS Tira Persikabo, Selasa (18/6/2019) malam.

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Harga Rumah Subsidi Naik hingga 7,5% Bulan Depan
    net ilustrasi

    Harga Rumah Subsidi Naik hingga 7,5% Bulan Depan

    • Selasa, 22 Januari 2019 | 22:44:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Mulai Februari 2019 mendatang, pemerintah akan menaikkan hargra rumah bersubsidi.

    Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Khalawi Abdul Hamid mengungkapkan, besaran kenaikan harga rumah subsidi masih dalam pembahasan Kementerian Keuangan, dan Kementerian PUPR. Namun diperkirakan kenaikan berkisar antara 3-7,5 persen.

    Sedangkan untuk saat ini, sementara harga rumah subsidi masih mengacu pada harga yang berlaku pada 2018, sambil menunggu keluarnya surat keputusan dari pemerintah.

    “Sekarang sedang dibahas di Kementerian Keuangan. Paling lambat diputuskan bulan depan, diusahakan semoga bisa bulan ini,” ujar Khalawi Abdul Hamid, dikutip kompas.com, Senin (21/1/2019).

    Dia mengatakan, prosentase kenaikan harga rumah subsidi tersebut hanya berlaku untuk 2019, sedangkan untuk tahun-tahun berikutnya akan dibicarakan lebih lanjut. Angka kenaikan harga sendiri berbeda-beda di tiap daerah. Karena ada beberapa faktor yang membuat perbedaan harga, di antaranya harga material dan tanah di masing-masing daerah.

    “Harga tanah itu yang paling tinggi pengaruhnya, di setiap daerah beda-beda, misalnya di Papua, Bali, dan yang lain,” ucap Khalawi.

    Soal kenaikan harga tersebut, Khalawi mengaku sudah berdiskusi dengan para pengembang. Sejauh ini, dia mengklaim, para pengembang mengaku tidak ada masalah dengan rencana tersebut. “Kami sudah bicara sama-sama dengan pengembang. Mereka oke saja, jadi enggak ada masalah. Malah lebih semangat,” pungkas Khalawi. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Promo KA Galunggung dan Pangandaran Diperpanjang
    Lebaran, Pos Indonesia Terus Berikan Layanan Prima
    Posindo Berangkatkan 600 Peserta Mudik Bareng BUMN
    Tiga Ekosistem Digital Bantu Pendidikan Anak Yatim
    Posindo Dirikan Pos Rehat 2019 selama Arus Mudik

    Editorial