PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


    Gelora BLA Terancam Tak Bisa Dipakai Pembukaan PON



    Gelora BLA Terancam Tak Bisa Dipakai Pembukaan PON
    Stadion Gelora Bandung Lautan Api net

    JuaraNews, Bandung – Terkuaknya kasus korupsi pembangunan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang tengah disidik Polda Jabar, menimbulkan kekhawatiran stadion tersebut tidak bisa digunakan untuk pembukaan PON XVI 2016 mendatang.

    Kepastian bisa digunakannya stadion yang akan menjadi homebase Persib Bandung ini, masih menungghu kajian dan proses hukum yang tengah dilakukan penegak hukum. Hal tersebut berkaitan dengan faktor keamanan para penonton karena struktur bangunan stadion yanag dikhawatirkan membahayakan bila stadion dipadati penonton.

    "Sementara ini, penetapan venue PON kan dipastikan dan ditentukan pada Desember 2015," kata Kepala Dispora Jabar Yudha M Saputra, Senin (30/3/2016).

    Yudha berharap, kajian dan proses hukum terkait kasus korupsi Stadion BLA dapat diselesaikan sebelum penentuan venue PON diputuskan. "Memang, kami sedang menunggu kepastian. Kami juga belum bisa memutuskan mau pindah ke mana kalau di Gedebage (GBLA) tidak bisa dipakai," ujar Yudha.

    Dia mengungkapkan, jauh sebelumnya Stadion GBLA memang sudah dipersiapkan untuk diguanakn saat PON nanti. "Dari segi lokasi, mudahnya akses dan lainnya telah dipertimbangkan. Saat pembukaan PON nanti, adalah saat yang tepat untuk memperlihatkan stadion yang didanai Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung ini," tandasnya.

    Yudha menegaskan, pihaknya akan mengikuti apapun hasil dari tim ahli yang akan melakukan kajian. "Ya bagaimana lagi, daripada memaksakan di situ ternyata bisa ambruk kan berbahaya juga. Tapi harapan kita sih hasilnya stadion itu laik dan aman lah. Kami mendukung seluruh proses hukum yang sedang berjalan," kata Yudha.

    Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan pun belum bisa memastikan apakah Stadion GBLA bisa digunakan untuk perhelatan PON atau tidak. Pihaknya masih menunggu hasil kajian ahli. Polda Jabar sendiri bersama Mabes Polri memprioritaskan penanganan kasus ini karena GBLA akan digunakan PON 2016.

    "Kami juga sudah meminta keterangan saksi ahli karena itu perlu untuk mengetahui kontur tanah, kandungan bahan bangunan campuran, dan sebagainya. Memang tidak bisa secepat itu. Kami juga sudah diskusikan hal ini dengan Gubernur Jabar. Kalau memang tidak boleh dipakai maka tidak akan dipakai," kata Iriawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Senin (30/3/2015).

    Sejauh ini, penyidik sudah menetapkan Sekretaris Distarcip Kota Bandung. Direktur Reskrimsus Polda Jabar Kombes Pol Wirdhan Deny menegaskan, dugaan terjadinya korupsi di Stadion GBLA, ditinjau dari ketebalan pengurugan tanah di Stadion yang seharusnya 10 cm, tapi hanya diurug 5 cm. Hal itu dikhawatirkan akan membahayakan bagi para penonton yang ada di Stadion GBLA tersebut.

    "Bisa saja ada bangunan yang ada di lokasi proyek tersebut tiba-tiba amblas ketika dipakai atau banyak penonton," kata Wirdhan di Hotel Bali World, Jalan Soekarno Hatta, Senin (30/3/2015). (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemkot Bandung Pastikan Beri Kadedeuh Bagi Atlet Peraih Medali di PON Papua
    Kota Bandung Masuk PPKM Level 2, Separuh Lebih Wilayah Nol Kasus Covid-19
    PD Kebersihan Resmi Dilikuidasi, Persoalan Sampah di Kota Bandung Jadi Tanggung Jawab DLHK
    Satgas Anti Rentenir Terima Ribuan Aduan Masyarakat Terkait Korban Pinjol
    BMKG Perkirakan Musim Hujan di Bandung Raya Pertengahan Oktober
    Berita Terdahulu
    Iklan Nawisa

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads