web stats service from statcounter

Hot News


  • 1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    • 22 Maret 2019 | 21:38:00 WIB

    SEBANYAK 1200 santri pramuka mewakili Pondok Pesanten di seluruh Jabar mengikuti PPSN ke-4 tingkat Jabar 2019, di Bumi Perkemahan Pramuka, Kabupaten Pangandaran

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Puting Beliung Terjang Rancaekek, 200 Rumah Rusak
    youtube Puluhan rumah di Rancaekek Permain 2 rusak

    Puting Beliung Terjang Rancaekek, 200 Rumah Rusak

    • Jumat, 11 Januari 2019 | 22:09:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Lebih dari 200 rumah warga di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung rusak akibat diterjang angin puting beliung, Jumat (11/1/2019) sore.

    Dari sekitar 200 rumah tersebut, sebanyak 26 di antaranya rusak berat, yang hampir seluruhnya terjadi di bagian atap atau genteng. Selain merusak ratusan rumah, puting beliung juga mengakibatkan aliran listrik terputu. Puting beliung juga mengakibatkan 2 orang mengalami luka ringan.

    Untuk memastikan kondisi warga, sejumlah anggota Brimob Polda Jabar menyisir satu per satu rumah.

    Kapolsek Rancaekek Kompol Iyus Jayusman mengungkapkan, angin puting beliung yang mengamuk sekitar pukul15.00 hingga 15.30 WIB tersebut terjadi di 3 lokasi, yakni Perumahan Rancaekek Permai 2, kawasan Bojongloa, dan Perumahan Rancaekek Kencana.

    "Untuk di sini (Rancaekek Permai 2) ada 150 (rumah rusak), 26 di daerah bojongloa. Kemudian di Rancaekek Kencana, ada beberapa rumah yang kena pohon tumbang. Yang paling parah di sini Rancaekek Permai 2," ujar Iyus kepada wartawan di lokasi kejadian, Jumat (11/1/2019) malam.

    Untuk korban jiwa, jelas
    Iyus menegaskan, sejauh ini tidak ada laporan warga yang meninggal dunia dalam peristiwa kali ini. Hanya 2 warga yang dipastikan mengalami luka ringan, dan sudah dirujuk ke klinik terdekat.

    Iyus menambahkan, untuk memastikan jumlah kerusakan. Saat ini, petugas gabungan dari Kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung terus melakukan pendataan di lokasi kejadia. Karena itu, pihaknya belum bisa memastikan total kerugian yang dialami warga, mengingat banyaknya rumah warga yang terdampak angin puting beliung tersebut. Namun listrik di kawasn tersebut masih padam.
    "Listrik untuk sementara sudah kita koordinasikan dengan pihak PLN, harus diinventarisir, kemungkinan 2-3 hari baru bisa menyala. Untuk sementara PLN menyiapkan genset," jelasnya.

    Pasca-terjadinya puting beliung yang disertai hujan lebat tersebut, sebagian warga Perumahan Rancaekek Permain 2 di Desa Jelegong, mulai membersihkan atap rumah mereka yang rusak. Meski dengan kondiri aliaran listrik mati, sebagian warga tetaap bertahan di rumah masing-masing. Namun tak sedikit juga warga yang memilih untuk mengungsi ke kediaman kerabatnya di wilayah lain yang tak terampakn puting beliuang.

    35 Rumah di Karawang Porak-poranda
    Sementara itu, angin puting beliung juga menerjang 2 dusun di Desa Mukti Jaya Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang, Jumat (11/1/2019) sekitar pukul 12.00 WIB. Angin ribut yang menerjang Dusun Kopo Timur dan Dusun Tegaljaya tersebut menyebabkan 35 rumah terutama terjadi pada bagian genting atau atap rumah.

    Selain merusak rumah, seorang warga dilaporkan mengalami luka sehingga harus dilarikan ke klinik terdekat. Sementara untuk kerugian material, hingga kini masih dilakukan pendataan oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Karaawang yang sudah datang ke lokasi kejadian.

    "Saat kejadian cuaca di sekitar memang sedang mendung dan adanya awan comulonimbus di sekitarnya." kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Karawang Anyang Saehidin kepada wartawan di lokasi kejadian, Jumat (11/1/2019) sore.

    Anyang mengatakan, angin puting beliung itu langsung menerjang rumah warga dan dalam waktu singkat langsung menghancurkan rumah, terutama bagian atap. "Setelah kami melakukan pendataan ada sebanyak 25 rumah di Dusun Kepo Timur mengalam rusak dan 10 rumah lagi di Dusun Tegaljaya. Rusaknya bervariatif, ada yang rusak berat dan ada juga yang rusak ringan," papar Anyang.

    Menurut Anyang, rata-rata rumah warga mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap. Genteng rumah warga tersapu angin hingga terbang ratusan meter. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

    "Sejauh ini tidak ada korban jiwa. Hanya ada satu orang yang mengalami luka ringan. atas nama Ilik (70) dan saat ini sudah dibawa ke klinik terdekat," pungkasnya. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Proses Sortir Surat Suara Kota Bandung Dimulai
    Bintania & Ratika Srikandi Korps Pemadam Kebakaran
    Oded Bakal Rutin Gelar Berkah Subuh
    Satpol PP dan Bawaslu Tertibkan APK
    Oded : Berharap Masih Ada Penerbangan di Husein

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

      Info Kota


    • DAFTAR CALON TETAP

    • image006.png
    • image007.png
    • image010.png
    • image012.png
    • image098.png
    • image100.png
    • image102.png
    • image104.png
    • image162.png
    • image164.png
    • image166.png
    • image168.png
    • image239.png
    • image241.png
    • image245.png
    • image243.png