web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Emil : Masalah Ekonomi Penyebab Human Trafficking
    JuaraNews/Abdul Basir Ridwan Kamil di acara Japri

    Emil : Masalah Ekonomi Penyebab Human Trafficking

    • Kamis, 10 Januari 2019 | 18:49:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung-Kasus human trafficking di sejumlah wilayah di Jawa Barat hingga saat ini masih terjadi meski jumlah kasusnya terus mengalami penurunan.

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, masalah ekonomi masih menjadi penyebab utama terjadinya kasus trafficking disusul pengetahuan masyarakat yang kurang.

    Menurutnya, saat ini masih banyak masyarakat yang ekonominya lemah tergiur dengan iming-iming akan mendapatkan gaji yang besar sehingga bersedia bekerja di luar negeri meski belum tahu pekerjaannya.

    "Jadi kalau kita lihat kasus human trafficking, kita liat pertama iming-iming ekonomi. kedua kurang adanya pengetahuan kurang bertanya dll," ujar Emil dalam acara jabar punya infomasi (Japri) dengan tema Human trafficking di Gedung Sate Jalan Diponegoro Kota Bandung, Kamis (10/1/2019).

    Oleh karena itu, kata Emil, Hal mendasar yang paling utama agar tidak terjadi adanya Human trafficking adalah dengan menjadikan ekonomi di Jawa Barat semakin kuat khusunya untuk menyasar masyarakat di perdesaan.

    Emil mengharapkan, dengan kuatnya fundamental perejonomian di pedesaan tidak ada lagi orang tua yang harus menjadi Tenaga Kerja Wanita atau TKW ke luar negeri maupun anak muda yang tertipu bekerja di luar negeri.

    "Jadi Dengan program-program pedrekonomian yang telah di luncurkan, masyarakat dipedesaan akan diberi kemudahan untuk mendapatkan pekerjaan maupun akses permodalan," harapnya.(*)

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jokowi Tinjau Program Sambungan Listrik Gratis
    Jokowi Serahkan 257 Sertifikat Tanah Wakah
    Abu Bakar Baasyir Dibebaskan tanpa Syarat
    Itoc Tochija Segera Jalani Sidang
    Ridwan Kamil Ajak Akademisi Lawan Hoaxs

    Editorial

      Advertisement On Google