Hot News


Inspirasi


    Relawan Jokowi-Amin  Ikut Pelatihan Sablon

    Relawan Jokowi-Amin Ikut Pelatihan Sablon

    • Kamis, 10 Januari 2019 | 11:09:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung  -  Puluhan relawan Jokowi-Maruf Amin mendapatkan Pelatihan Sablon yang digelar di Pabrik Kaos C-59, di kawasan Cigadung, Kota Bandung, Rabu (9/1/2019). Mereka mendapatkan penggetahuan tidak hanya tentang menyablon, namun juga terkait pembuatan kaos dan dunia usaha chloting.

    Pemilik usaha kaos C-59, Marius Widyarto, mengatakan, pelatihan dimaksudkan untuk menularkan ilmu dan keahlian menyablon, untuk menumbuhkan wirausaha baru. “Kali ini gratis pelatihannya, namun jika ingin lebih serius kita siap melakukan kerja sama. Misalnya dengan membuat dan mengembangkan co-branding kaos yang bisa dikembangkan oleh perserta,” kata Widyarto dalam perbincangan dengan Juaranews.com.

    Ia mengatakan, kepeduliannya dalam mengembangkan bisnis dan menumbuhkan usaha baru merupakan wujud dari kerja nyata. Ia tak ingin, katanya, anak muda atau siapapun hanya bicara saja tentang wirausaha, namun pembicaraan itu harus diwujudkan dengan karya nyata.

    “Jangan hanya bicara saja, namun harus diwujudkan dengan kerja, seperti taglinenya capres Jokowi, kerja,” kata pengusaha yang kerap dipanggil Mas Wied ini.

    Ia mengatakan, untuk itu ia berharap dari pelatihan sablon ini ke depan ada kelanjutannya. Para peserta, katanya, bisa membuat entitas usaha baru yang mungkin bekerja sama dengan usahanya. Ia sama sekali tidak merasa takut akan tersaingi usahanya. “Salah satu konsep pengembangan usaha kita adalah kolaborasi. Kita terus mengembangkan kolaborasi dalam mengembangkan usaha ini,” katanya lagi.

    Hampir setiap hari, katanya, banyak tamu yang datang untuk belajar tentang sablon dan pembuatan kaos. “Hari ini ada beberapa bis dari Jawa Timur datang untuk belajar sablon. Kita terus melakukan edukasi ini kepada masyarakat, khususnya mereka yang minat terhadap usaha ini,” ujar penggemar motor Harley Davidson ini.

    Saat ini, katana, pihaknya telah membangun 1000 merek baru yang dikembangkan bersama masyarakat. “Terakhir di Pangandaran kita akan bangun. Ide nya sedang dikerjakan,” katanya lagi.

    Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk membangun kerja sama dalam mengembangkan bisnisnya. (*)

     

     

    Oleh: ude gunadi / ude

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Ini Perlindungan Sosial dan Stimulus Ekonomi Jokowi Terkait Dampak Covid-19
    Puluhan Jurnalis Kota Bandung Jalani Rapid Test
    Pemprov Ajak Warga Jabar Jadi Relawan dan Berdonasi Demi Tanggulangi COVID-19 di Jabar
    Curug Jompong Sudah Maksimal, Kini Emil Berharap Penyudetan Sungai Cisangkuy Selesaikan Banjir
    Tindaklanjuti Hasil Rapid Test Kabupaten/Kota, Pemprov Belum Punya Perangkap Tes Swab

    Editorial