web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Kongres KNPI Putaran Kedua di Bogor Diprotes
    Net Kongres KNPI Jilid Pertama 18-22 Desember 2018

    Kongres KNPI Putaran Kedua di Bogor Diprotes

    JuaraNews, Bandung - Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang akan digelar pada Sabtu-Minggu (5-6/1/2019) di Kota Bogor menuai protes dari sejumlah pemuda di Jawa Barat

    Pemuda asal Bogor yang mengatasnamakan Pemuda Kampung Jawa Barat Ade Adriansyah Utama menuturkan, Kongres KNPI Putaran Kedua ini berpotensi konflik internal dan membuat gaduh di Kota Bogor.

    "Saya melihat dari awal sudah prediksi (Kongres) ini akan ada perpecahan karena faktor dari keduanya yang ga siap kalah ga siap menang, mengajarkan bangsa dan masyarakat ini pada pertarungan yang sia sia dan bertindak barbar," ujar Ade dalam keterangan tertulsinya, Sabtu (5/1/2019)

    Dia menyerukan kepada seluruh pemuda Jabar untuk menjaga tanah Jabar dimana pun itu dan mempertimbangkan berulang kali untuk tetap menyelenggarakan kongres putaran kedua di kota tersebut. Pasalnya kongres lanjutan yang akan dilakukan merupakan hal yang memalukan bagi banyak orang.

    "Disarankan kedua kandidat yang bertarung ini untuk meninggalkan Kota Bogor agar tidak menimbulkan kegaduhan dan konflik berkepanjangan," pungkasnya.

    Sebelumnya, Kongres KNPI Pertama berlangsung di Kota Bogor pada 18-22 Desember 2018 dan memenangkan Haris Pertama sebagai Ketua Umum KNPI yang mengungguli Noer Fajrieansyah dalam pemungutan suara yang berakhir 84 melawan 82 suara.

    Namun, hasil kongres tersebut dianggap belum final terhadap penetapan Haris Pertama sebagai Ketum KNPI terpilih. Sehingga perlu dilakukan Kongres KNPI Putaran Kedua.  (*)

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jokowi Tinjau Program Sambungan Listrik Gratis
    Jokowi Serahkan 257 Sertifikat Tanah Wakah
    Abu Bakar Baasyir Dibebaskan tanpa Syarat
    Itoc Tochija Segera Jalani Sidang
    Ridwan Kamil Ajak Akademisi Lawan Hoaxs

    Editorial

      Advertisement On Google