web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Ligislator Sebut Pemekaran Jabar Jadi PR Serius
    Net Wakil Ketua DPRD Jabar Ade Barkah Surachman

    Ligislator Sebut Pemekaran Jabar Jadi PR Serius

    • Selasa, 15 Januari 2019 | 17:57:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Wakil Ketua DPRD Jabar Ade Barkah Surachman mengatakan,  Pemekaran wilayah atau Daerah Otomini Baru (DOB) di Jawa Barat harus terealisasi mengingat luas daerah yang besar, sehingga hak pelayanan masyarakat tidak terlayani dengan baik.

    ”Pemekaran di Jawa Barat betul-betul menjadi Pekerjaan Rumah serius karena kita sudah tertinggal dengan Jawa Timur,” ucap Ade Barkah kepada wartawan di Lobby Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Kamis (15/1/2019)

    Menurutnya, ada beberapa kepala daerah di tingkat Kabupaten/kota yang ingin tetap mempertahankan keutuhan wilayah khususnya di Jawa Barat, kepala daerah tesebut bangga dengan luas wilayah tanpa menghitungkan jumlah penduduk yang setiap tahun semakin meningkat.

    “Artinya bagi saya keutuhan wilayah NKRI bukan kabupaten/kota karena semakin banyak bupati dan DPRD maka saya pikir masyarakat akan sangat terlayani,” ucapnya.

    Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen untuk memperjuangkan pemekaran wilayah di Jawa Barat, sejumlah daerah yang diajukan untuk dimekarkan mulai dari Garut Selatan, Cianjur Selatan, sampai Bandung Timur.

    Alasan Emil, mendorong pemekaran kabupaten dan kota untuk pemerataan kesejahteraan dan peningkatan pelayanan publik di Jawa Barat. Selama ini, bantuan dari pemerintah pusat ke Jawa Barat cukup kecil dan tidak sesuai dengan jumlah warga yang mencapai 48 juta orang. (*)

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Gudang Brimob Jateng Meledak
    Irjen Firli Bahuri Terpilih jadi Ketua Baru KPK
    Emil Raih IDC Digital Transformation Awards 2019
    DPRD Usulkan Pimpinan Dewan Ditambah jadi 6 Orang
    Nelayan di Jabar Masih Banyak Belum Bersertifikat

    Editorial